RESES ANGGOTA DEWAN DI SENYERANG

Tuntutan Masyarakat Didominasi Soal Infrastruktur


Kamis, 26 Oktober 2017 - 00:07:45 WIB - Dibaca: 1298 kali

Kegiatan Reses Anggota DPRD Tanjab Barat Dapil Senyerang dan Pengabuan di Desa Sungai Landak.(haidir/It) / HALOSUMATERA.COM

SENYERANG - Reses anggota DPRD Tanjabbar dapil Senyerang dan Pengabuan kebanjiran aspirasi dari masyarakat. Dominannya, masyarakat di dua kecamatan ini hanya ingin pembangunan infrastruktur yang optimal.

Kegiatan reses ini dilakukan di Kantor Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Rabu (25/10).

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar, H Ikrom, Syamsul Alam, Fadli dan H Alim.

Camat Senyerang, Lurah,Kapolsek, Kepala UPTD pendidikan, BP3K, Babinsa,Kepala Puskesmas, Kepala Desa Kayu Aro dan Desa Margo Rukun.

Acara berlangsung cukup alot terlebih cukup banyaknya aspirasi dari masyarakat tentang kinerja para anggota dewan dalam mengusulkan pembangunan di dua kecamatan ini.

Salah satu perwakilan dari masyarakat Abdul Ghani menyampaikan pendapatnya dalam reses tersebut.

"Kita tidak menuntut yang macam-macam, kita hanya ingin mencicipi pembangunan dari pajak yang kami bayar.
Terutama sekali pembangunan jalan," kata Ghani.

Ghani mencontohkan, kondisi jalan di Kelurahan Senyerang cukup memprihatinkan terutama sekali jalan menuju ke Tempat Pemakaman Umum.

Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar kepada infotanjab mengatakan, dirinya dan dewan yang lain akan bekerja semaksimal mungkin sebagai perpanjangan suara rakyat,
terutama sekali dalam pembangunan infrastruktur.

Hanya saja, dalam pelaksanaan di lapangan, untuk pembangunan jalan diambil alih pihak provinsi, sementara jembatan dibangun pemerintah kabupaten. Ini mengacu pada Komitmen DPRD Provinsi pada tahun 2013 lalu. "Dan ini pernah diucapkan oleh Kepala Dinas PU Provinsi dibawah pimpinan Ivan Wirata bahwa pembangunan jembatan diambil alih oleh Kabupaten dan pengerasan jalan dikelola oleh propinsi," kata dewan dapil Senyerang dan Pengabuan ini.

Kata Jahfar, tahun 2017 ini Dinas PU propinsi telah menganggarkan pembangunan Jalan Rigit Beton dari Simpang Teluk Nilau sepanjang tujuh kilometer, dan berlanjut pada tahun berikutnya hingga ke perbatasan Riau - Tanjabbar.(*)

Penulis : Haidir

Editor    : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement