MUAROJAMBI (halosumatera.com) – Tiang listrik di RT 14 Desa Pudak, Kabupaten Muarojambi tumbang, diterpa angin kencang, saat hujan deras, Sabtu (10/10) lalu.
Menurut keterangan warga setempat, Nanang, tiang listrik itu tumbang ke persawahan milik warga.
Nanang yang juga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa tersebut khawatir, jika kabel listrik membahayakan warga.
“Kalau dibiarkan kagek warga yang ke sawah melintasi tempat tersebut bisa kesetrum," kata dia.

Akibat tiang roboh, kabel listrik tampak menggantung rendah. Mau tidak mau, wargapun berswadaya untuk memperbaikinya agar tidak menimbulkan korban jiwa.
"Kabelnyo jatuh ke tanah. Sekarang ditunjang pakai kayu dan bambu oleh warga agar bisa tinggi. Takutnya nanti ada anak-anak yang kesetrum," kata dia.
Nanang berharap pihak terkait bisa segera memperbaiki tiang listrik yang roboh tersebut. Bahkan kata dia, warga sudah sering melaporkan hal tersebut ke PLN namun tak kunjung diperbaiki.
"Dulu-dulu sudah sering kami laporin tapi dak pernah ditanggap. Datang ado tapi dak diperbaiki. Kami berharap bisa segera diperbaiki takut ada korban jiwa. Apalagi kabel ini kan ada apinya takut kesetrum," pungkasnya.(*/Omi/nik)
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber
JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P
TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga
BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana