Tersisa 100 Hektare Kawasan Kumuh di Dua Kecamatan


Rabu, 14 Agustus 2019 - 12:06:42 WIB - Dibaca: 1153 kali

Peltu Kadis Perkim Tanjabbar Cipto Hamonangan Siregar.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Tanjab Barat mempunyai tugas berat terutama mengatasi kawasan kumuh di Kabupaten Tanjabbar. Setidaknya ada delapan kelurahan yang tersebar di dua kecamatan (Tungkal Ilir dan Bram Itam) tergolong wilayah kumuh.

Peltu Kadis Perkim Tanjabbar Cipto Hamonangan Siregar ditemui infotanjab.com di ruang kerjanya, Rabu (14/8) mengatakan, pengentasan wilayah kumuh tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi ditopang anggaran pusat, seperti DAK.

Hanya saja, pada tahun ini, kegiatan yang sudah diprogramkan adalah skala kawasan yang bersumber dari APBD.

"Untuk tahun ini kita alokasikan anggaran peningkatan jalan, karena sifatnya vital. Untuk NUSP ataupun DAK, kegiatannya ditunda dialihkan ke program lain. Lantaran ada keterlambatan pencairan," kata Cipto.

Pria yang juga merangkap beberapa jabatan di Dinas Perkim ini optimis jika program pengentasan kawasan kumuh berjalan mulus. Meski sesuai data yang diperoleh dari SK Kumuh Nomor 7 tahun 2018, ada sekitar 100 hektar kawasan kumuh yang tersisa, dari 299 hektare data sebelumnya.

"Paling tidak ada progres, tahun ini bisa berkurang separuhnya," kata Cipto.

Beberapa program kumuh lainnya, adalah bedah rumah, bantuan stimulan swadaya masyarakat yang juga bersumber dari DAK. Ada juga program Pemberdayaan Air Minum Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang sudah diterapkam di tahun-tahun sebelumnya.

Dikatakan Cipto, dua kawasan kumuh di dalam kota yang menjadi prioritas adalah Kampung nelayan dan Tungkal harapan. Dua zona ini hampir menyeluruh sudah dilakukan perbaikan jalan dan sanintasi lingkungan.

Kata Cipto, ada tujuh indikator kawasan kumuh sesuai dengan Permen PUPR, diantaranya jalan lingkungan, drainase, RTH, kerapatan bangunan, air bersih, lampu penerangan, proteksi dini terhadap bahaya kebakaran.

"Secara vital jalan dulu dibangun. Kedepannya kita tetap ajukan proposal untuk mendapatkan anggaran provinsi, kementerian, apklikasi Kresna dari DAK," ujarnya.(*/nik)

Editor : It Redaksi

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

?TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang di

Advertorial

Memprihatinkan, Bupati Tanjabbar Bantu Pembangunan di Madrasah Syuhada UI Imam Desa Adi Purwa

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman di Desa Adi Purwa, Kecamata

Advertorial

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial


Advertisement