KUALATUNGKAL – Ternyata, sumur migas yang berada di Ripah 8 sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan gas di PLTG Tanjungjabung Power. Menurut Perwakilan SKK Migas, Banu Subagio, sumur tersebut mengalami kritis dan sudah sepantasnya di pindahkan ke sumur baru.
"Ibarat kran air. Berapa pun besarnya kran yang dibuka, ya tetap 1,9 MMSCFD saja yang keluar. Tidak bisa ditambah lagi,"terangnya.
Sumur Rifa 8 itu, ibaratkan sebuah mobil tua yang masa pakainya hanya lima tahun Sebelum masa berlaku itu habis, mestinya sudah harus dicari sumber baru lagi.
Kata dia, bukan tidak mau menambah pasokan gas ke PLTG, tetapi memang produksi gas di Sumur Ripah 8 kritis.
"Seperti dijelaskan oleh perwakilan petrochina tadi, buat apa dibuat perjanjian kalau sumur penghasil gasnya seperti itu,"bebernya.
Bagaimana dengan komitmen PetroChina kepada Pemkab Tanjabbar yang bersedia menambah pasokan gas menjadi 2,5 MMSCFD? Banu meralat bahasa tersebut, dalam artian bukan menambah tapi mengaktifkan beberapa sumur yang ada di Blok Ripah,
“Jadi kita akan mencoba mengaktifkan kembali sumur lain. Yang namanya Rifa 25. Dan sumur ini akan diupayakan untuk dibangun kembali. Namun tidak ada jaminan, apakah keluar gasnya atau tidak," jelas Banu.(*)
Penulis : Edison
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/
JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H
TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan
TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai
TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma