Selain Tungkal Ilir, Tiga Kecamatan Ini Masih Krisis Air Bersih


Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:29:01 WIB - Dibaca: 1101 kali

Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Tebing Tinggi. Jalur Pipa Ini yang terkonek ke Kualatungkal melalui IPA Parit Panting. (dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Dari 13 kecamatan di Kabupaten Tanjabbar, belum seluruhnya terlalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari Tebing Tinggi yang bersumber air baku Teluk Pengkah. Hal ini menjadi PR bagi pemimpin di daerah ini pada periode mendatang.

Kepala Dinas PUPR Tanjabbar Ir Andi Achmad Nuzul menuturkan, bahwa ada beberapa kecamatan yang tidak kedapatan lintasan pipa dari Tebing Tinggi.

Kecamatan yang dimaksud adalah Seberang Kota, Betara, Kualabetara. Kata Andi Nuzul, beberapa wilayah diatas masih perlu direncanakan untuk pembangunan intake baru dan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan jaringan distribusinya.

“Betul  untuk di beberapa kecamatan ada yang belum dilalui IPA Tebing  Tinggi. Tapi untuk wilayah yang sudah dilalui perlu pipa distribusi utk ke sambungan rumah. Seperti di Senyeang, Desa Purwodadi,” kata Andi.

Dikatakan Andi, kapasitas sumber baku Teluk Pengkah tidak mampu memenuhi kebutuhan air untuk Kecamatan Betara dan Kecamatan Seberang Kota. Dgn kapasitas 200 liter/detik yang dikirim dari IPA Tebing Tinggi, hanya bisa menyuplai untuk kecamatan yang dilalui jalur pipa sampai ke Kota Kualatungkal.

Mengenai anggaran lanjutan air bersih untuk tahun 2020, Dinas PUPR melalui Bidang Cipta Karya belum mengusulkan anggaran tambahan.

“Mungkin pada tahun yang akan datang akan diusulkan lagi karena masih ada beberapa wilayah kecamatan belum tersedia air bersih. Terutama sambungan ke rumah-rumah,” tukasnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Pengabuan beberapa waktu lalu menyampaikan jika jaringan SR ke pelanggan masih banyak yang perlu dibangun di dalam kota.

Pihaknya berencana menggaet anggaran dari provinsi untuk pembangunan pipa Sambungan Rumah (SR), sepanjang tujuh kilometer.

“Kita juga berjuang, untuk mendapatkan anggaran provinsi ataupun pusat,” ungkapnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, penyaluran air bersih yang bersumber dari Teluk Pengkah Tebing Tinggi ke pelanggan di Kualatungkal dan sekitarnya butuh proses yang panjang. Meski air sudah sampai ke Parit Panting, dipastikan pembersihan pipa membutuhkan waktu yang lama.

Disamping itu, kelistrikan di reservoar yang berada di Senyerang juga menjadi kendala. Tak heran untuk uji coba saja, menghabiskan 100 liter solar di satu boster untuk mendorong air ke penampung berikutnya.

Belum bisa dipastikan kapan air dari Tebing bisa disalurkan ke pelanggan di Kualatungkal, lantaran menunggu kesiapan teknis dari Dinas PU.(*)

Editor: Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

?TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang di

Advertorial

Memprihatinkan, Bupati Tanjabbar Bantu Pembangunan di Madrasah Syuhada UI Imam Desa Adi Purwa

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman di Desa Adi Purwa, Kecamata

Advertorial

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial


Advertisement