Selain Tungkal Ilir, Tiga Kecamatan Ini Masih Krisis Air Bersih


Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:29:01 WIB - Dibaca: 1038 kali

Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Tebing Tinggi. Jalur Pipa Ini yang terkonek ke Kualatungkal melalui IPA Parit Panting. (dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Dari 13 kecamatan di Kabupaten Tanjabbar, belum seluruhnya terlalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari Tebing Tinggi yang bersumber air baku Teluk Pengkah. Hal ini menjadi PR bagi pemimpin di daerah ini pada periode mendatang.

Kepala Dinas PUPR Tanjabbar Ir Andi Achmad Nuzul menuturkan, bahwa ada beberapa kecamatan yang tidak kedapatan lintasan pipa dari Tebing Tinggi.

Kecamatan yang dimaksud adalah Seberang Kota, Betara, Kualabetara. Kata Andi Nuzul, beberapa wilayah diatas masih perlu direncanakan untuk pembangunan intake baru dan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan jaringan distribusinya.

“Betul  untuk di beberapa kecamatan ada yang belum dilalui IPA Tebing  Tinggi. Tapi untuk wilayah yang sudah dilalui perlu pipa distribusi utk ke sambungan rumah. Seperti di Senyeang, Desa Purwodadi,” kata Andi.

Dikatakan Andi, kapasitas sumber baku Teluk Pengkah tidak mampu memenuhi kebutuhan air untuk Kecamatan Betara dan Kecamatan Seberang Kota. Dgn kapasitas 200 liter/detik yang dikirim dari IPA Tebing Tinggi, hanya bisa menyuplai untuk kecamatan yang dilalui jalur pipa sampai ke Kota Kualatungkal.

Mengenai anggaran lanjutan air bersih untuk tahun 2020, Dinas PUPR melalui Bidang Cipta Karya belum mengusulkan anggaran tambahan.

“Mungkin pada tahun yang akan datang akan diusulkan lagi karena masih ada beberapa wilayah kecamatan belum tersedia air bersih. Terutama sambungan ke rumah-rumah,” tukasnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Pengabuan beberapa waktu lalu menyampaikan jika jaringan SR ke pelanggan masih banyak yang perlu dibangun di dalam kota.

Pihaknya berencana menggaet anggaran dari provinsi untuk pembangunan pipa Sambungan Rumah (SR), sepanjang tujuh kilometer.

“Kita juga berjuang, untuk mendapatkan anggaran provinsi ataupun pusat,” ungkapnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, penyaluran air bersih yang bersumber dari Teluk Pengkah Tebing Tinggi ke pelanggan di Kualatungkal dan sekitarnya butuh proses yang panjang. Meski air sudah sampai ke Parit Panting, dipastikan pembersihan pipa membutuhkan waktu yang lama.

Disamping itu, kelistrikan di reservoar yang berada di Senyerang juga menjadi kendala. Tak heran untuk uji coba saja, menghabiskan 100 liter solar di satu boster untuk mendorong air ke penampung berikutnya.

Belum bisa dipastikan kapan air dari Tebing bisa disalurkan ke pelanggan di Kualatungkal, lantaran menunggu kesiapan teknis dari Dinas PU.(*)

Editor: Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement