Pembangunan Kampung Atlet Dinilai Berlebihan


Sabtu, 27 Oktober 2018 - 13:21:14 WIB - Dibaca: 1286 kali

Lokasi Pembangunan GOR Serba Guna alias Kampung Atlet yang Dicanangkan Tiga Tahun Terakhir.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Perencanaan pembangunan Sport Center atau dikenal sebagai GOR Serba Guna dalam tiga tahun terakhir dinilai berorientasi proyek dan sama sekali tidak kreatif. Pembangunan kampung atlet ini dianggap berlebihan, tak sesuai dengan struktur alam di wilayah pasang surut.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar dihubungi infotanjab.com, Sabtu siang.

"Perencana di eksekutif itu orientasi nya proyek dan sama sekali tak kreatif. Harusnya orientasi nya manfaat. Harusnya dibuat gedung olahraga serba guna dan sederhana, sesuai dengan struktur alam kito," kata Jahfar menimpali.

Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah bagaimana atlet di pelbagai cabor yang seharusnya berlatih di dalam ruangan tidak harus kehujanan.

"Kalau dibuat dengan konstruksi rangka baja ringan kan biso. Ini yang diajukan Dispora ke Kemenpora itu kampung atlit. Alangkah melebihnyo, sedang hambalang be masalah," kata politisi Partai Golkar ini.

Jahfar menegaskan, cita-cita untuk membangun kampung atlit, menurutnya terlalu berlebihan. Sementara GOR kabupaten saja tidak ada.

"Cuma kalau saya yang bikin itu GOR 10 Milyar cukup, dengan syarat  kontruksi baja ringan," ujarnya.

Jahfar menyebut, sebelumnya estimasi  pembangunan GOR ditaksasi Rp 50 M. Dengan kondisi sekarang, dana sebesar itu tidak akan cukup membangun kampung atlet yang telah direncanakan.

Terpisah, Ketua DPRD Tanjabbar Faisal Riza, pembangunan GOR Serba Guna mengandalkan APBD tidak akan selesai, lantaran kemampuan keuangan daerah yang terbatas. Begitu juga mengandalkan CSR perusahaan, juga tidak akan tercukupi.

"Dananya terlalu besar, gak akan mungkin CSR," ujar Faisal Riza.

Demi mendorong percepatan pembangunan Sport Center ini, pihaknya bersama Disparpora telah berkoordinasi ke Kemenpora beberapa bulan lalu. Hasilnya, Pemkab diminta mengajukan ulang usulan ke Kemenpora.

Sebagaimana dikatakan Otto Riyadi, Kadisparpora Tanjabbar, bahwa proposal DAK olahraga akan diajukan pada tahun depan, dan berharap disetujui untuk anggaran 2020.

Mengenai besaran dana, kata Otto akan dibicarakan kembali, menyesuaikan kondisi yang ada.

Data yang diperoleh infotanjab.com, pembangunan GOR ini menelan dana cukup fantastis. Tahun 2015 dialokasikan sebesar Rp 5,7 miliar, tahun 2016 sebesar Rp 9,8 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar. Tiga tahun anggaran ini baru selesai sebatas tiang pancang.

Tahun ini, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran lanjutan untuk pengecoran lantai sebesar Rp 1,7 miliar. Di lokasi terpisah, juga dibangun jalan dan box culvert, bagian dari peningkatan sarana prasarana GOR.(*)

Editor : Tim Redaksi

Baca Juga: Proposal GOR Baru Diusulkan Tahun 2019




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement