Pemasangan Pipa Gas PT Mandala Diprotes Warga


Senin, 05 November 2018 - 02:19:11 WIB - Dibaca: 1648 kali

Penolakan Warga Kelurahan Mekar Jasa terhadap Lintasan Pipa Gas yang Menghalangi Jalan Masuk Rumah Milik Maulana dan Sugianto.(ist/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Proyek pemasangan pipa gas PT Mandala Energi Lemang Psc Ltd menuai protes. Penolakan warga RT 05 Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara cukup beralasan, lantaran pipa yang akan dipasang, sebagian menghalangi jalan masuk ke rumah warga.

Pantauan di lapangan, pipa minyak dan gas ini dipasang di ketinggian satu meter lebih di atas permukaan tanah. Adapun rumah warga yang bakal terhalang pipa adalah milik Maulana dan Sugianto.

"Yang kita protes itu soal ketinggian pipanya. Bukan soal jaringannya. Karena sangat menghalangi akses keluar masuk warga," terang Eko perwakilan warga.

Kata Eko, sebenarnya permintaan warga kepada perusahaan tidak berlebihan, cukup perusahaan membengkokkan pipa atau menanamnya di tanah.

"Dengan demikian tetap ada akses jalan bagi hunian warga," ujarnya.

Kenyataanya, permintaan warga belum terpenuhi. Justru pihak perusahaan tetap ingin memasang pipa sesuai perencanaan awal.

"Memang pipanya belum terpasang dan tersambung. Tapi, kita dapat kabar jika pengerjaannya akan dilanjutkan dan tidak memenuhi keinginan warga," beber Eko.

Menanggapi persoalan ini, Jhon Bahtiar pelaksana lapangan atas pemasangan pipa milik PT Mandala mengaku tidak keberatan dengan permintaan warga tersebut. Hanya saja, pihaknya harus meminta izin kepada PT Mandala.

"Posisi kami di sini hanya sub kontraktor dari PT Mandala. Pekerjaan kita sesuai dengan apa yang diinginkan Mandala saja. Jadi, keputusan ada di PT Mandala. Masyarakat dengan kita tidak ada hubungannya,"sebutnya saat di wawancarai awak media.

Sementara itu, humas PT Mandala, Martin saat menemui warga di lokasi pemasangan pipa persis di depan rumah Sugianto sempat bersitegang dengan warga. Namun, berhasil diredam oleh sejumlah aparat dari Dinas Kehutanan Provinsi yang juga hadir saat itu.

Setelah suasana mulai terkendali, Martin menyampaikan kepada warga akan memberikan keputusan dalam pertemuan pada hari Senin besok. 

"Masalah ini akan saya sampaikan dulu pada atasan saya. Untuk hasilnya, akan saya sampaikan pada pertemuan Senin besok," tutup Martin sambil beranjak pergi.

Sayangnya, saat di wawancari wartawan, Martin menolak memberikan komentar. "No Coment," katanya sambil berlalu.(*/eds)

Editor : Tim Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

?TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang di

Advertorial

Memprihatinkan, Bupati Tanjabbar Bantu Pembangunan di Madrasah Syuhada UI Imam Desa Adi Purwa

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman di Desa Adi Purwa, Kecamata

Advertorial

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial


Advertisement