Nantikan Air Baku dari Teluk Pengkah, Pelanggan PDAM Melonjak


Sabtu, 29 September 2018 - 10:41:15 WIB - Dibaca: 1669 kali

Pengolahan Air Bersih dengan Sumber Baku dari Teluk Pengkah. Dari Pengolahan Ini akan Dialirkan ke Kualatungkal melalui pengolahan yang ada di Parit Panting, Bram Itam.(net/dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Penambahan pelanggan PDAM Tirta Pengabuan dalam dua tahun terakhir meningkat tajam. Saat ini tercatat, hampir 8.000 pelanggan PDAM di 7 cabang yang ada di Kabupaten Tanjab Barat.

Tujuh cabang PDAM Tirta Pengabuan, diantaranya berada di Tungkal Ilir, Sungai Rambai, Muara Papalik, Merlung, Teluk Nilau, Pelabuhan Dagang, Batang Asam dan Tebing Tinggi.

Tujuh cabang PDAM ini, memiliki pengolahan air sendiri. Hal ini dikatakan Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian kepada infotanjab.com, Sabtu pagi.

“Nantinya yang akan terkonek ke Tebing Tinggi dengan sumber baku yang sama, yaitu dari Teluk Pengkah, adalah Wilayah Ilir. Sedangkan cabang PDAM di lima lokasi lainnya, punya pengolahan sendiri,” kata Ustayadi.

Dijelaskan Ustayadi, pelanggan terbanyak itu ada di Tungkal Ilir/Bram Itam, saat ini jumlahnya hampir 5.000 pelanggan. Sisanya ada di wilayah tebing dan kecamatan lainnya.

Di Tungkal Ilir, kata Ustayadi, dipastikan ada penambahan pelanggan 2.000 sampai 3.000, jika instalasi dalam kota terpasang 100 persen.

“Sekarang instalasi dalam kota baru 70 persen, belum semuanya. Kalau itu terpasang semua, termasuk di lorong-lorong, akan banyak penambahan pelanggan, apalagi air yang dialirkan nantinya sumber bakunya dari Teluk Pengkah, kualitas airnya bersih sama seperti yang sudah dialirkan di Tebing Tinggi saat ini,” jelasnya.

Mantan anggota DPRD ini menambahkan, saat ini PDAM Tirta Pengabuan masih disubsidi oleh pemerintah, dengan anggaran per tahun Rp 6 – Rp 7 miliar. Kedepannya, setelah pipanisasi ke Tungkal Ilir rampung, diperkirakan subsidi ke PDAM akan berkurang.

“Hitungan kita sementara, tahun depan kita disubsidi sekitar Rp 4 miliar, angkanya berkurang. Tapi itu belum kita hitung keseluruhannya, termasuk operasional pembangkit untuk menyalurkan air dari Tebing ke Kualatungkal,” tandasnya.

Ustayadi juga menambahkan, jika air dari Teluk Pengkah mengalir ke Kualatungkal, tarif air akan disesuaikan. Sementara ini, tarif dasar belum berubah, masih Rp 1.500 per kubik.

Untuk diketahui, tahun ini Dinas PUPR Tanjabbar telah menggelontorkan anggaran revitalisasi air bersih dari Tebing Tinggi ke Reservoar Bram Itam. Nantinya, air baku dari Teluk Pengkah yang dialirkan ke Tebing Tinggi, akan diteruskan ke Reservoar di Bram Itam dan selanjutnya dialirkan ke dalam kota Kualatungkal.(*)

Editor : Andri Damanik

Baca Juga : DAK Air Minum Rp 6 Miliar Diarahkan ke Renah Mendaluh




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement