Nantikan Air Baku dari Teluk Pengkah, Pelanggan PDAM Melonjak


Sabtu, 29 September 2018 - 10:41:15 WIB - Dibaca: 1690 kali

Pengolahan Air Bersih dengan Sumber Baku dari Teluk Pengkah. Dari Pengolahan Ini akan Dialirkan ke Kualatungkal melalui pengolahan yang ada di Parit Panting, Bram Itam.(net/dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Penambahan pelanggan PDAM Tirta Pengabuan dalam dua tahun terakhir meningkat tajam. Saat ini tercatat, hampir 8.000 pelanggan PDAM di 7 cabang yang ada di Kabupaten Tanjab Barat.

Tujuh cabang PDAM Tirta Pengabuan, diantaranya berada di Tungkal Ilir, Sungai Rambai, Muara Papalik, Merlung, Teluk Nilau, Pelabuhan Dagang, Batang Asam dan Tebing Tinggi.

Tujuh cabang PDAM ini, memiliki pengolahan air sendiri. Hal ini dikatakan Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian kepada infotanjab.com, Sabtu pagi.

“Nantinya yang akan terkonek ke Tebing Tinggi dengan sumber baku yang sama, yaitu dari Teluk Pengkah, adalah Wilayah Ilir. Sedangkan cabang PDAM di lima lokasi lainnya, punya pengolahan sendiri,” kata Ustayadi.

Dijelaskan Ustayadi, pelanggan terbanyak itu ada di Tungkal Ilir/Bram Itam, saat ini jumlahnya hampir 5.000 pelanggan. Sisanya ada di wilayah tebing dan kecamatan lainnya.

Di Tungkal Ilir, kata Ustayadi, dipastikan ada penambahan pelanggan 2.000 sampai 3.000, jika instalasi dalam kota terpasang 100 persen.

“Sekarang instalasi dalam kota baru 70 persen, belum semuanya. Kalau itu terpasang semua, termasuk di lorong-lorong, akan banyak penambahan pelanggan, apalagi air yang dialirkan nantinya sumber bakunya dari Teluk Pengkah, kualitas airnya bersih sama seperti yang sudah dialirkan di Tebing Tinggi saat ini,” jelasnya.

Mantan anggota DPRD ini menambahkan, saat ini PDAM Tirta Pengabuan masih disubsidi oleh pemerintah, dengan anggaran per tahun Rp 6 – Rp 7 miliar. Kedepannya, setelah pipanisasi ke Tungkal Ilir rampung, diperkirakan subsidi ke PDAM akan berkurang.

“Hitungan kita sementara, tahun depan kita disubsidi sekitar Rp 4 miliar, angkanya berkurang. Tapi itu belum kita hitung keseluruhannya, termasuk operasional pembangkit untuk menyalurkan air dari Tebing ke Kualatungkal,” tandasnya.

Ustayadi juga menambahkan, jika air dari Teluk Pengkah mengalir ke Kualatungkal, tarif air akan disesuaikan. Sementara ini, tarif dasar belum berubah, masih Rp 1.500 per kubik.

Untuk diketahui, tahun ini Dinas PUPR Tanjabbar telah menggelontorkan anggaran revitalisasi air bersih dari Tebing Tinggi ke Reservoar Bram Itam. Nantinya, air baku dari Teluk Pengkah yang dialirkan ke Tebing Tinggi, akan diteruskan ke Reservoar di Bram Itam dan selanjutnya dialirkan ke dalam kota Kualatungkal.(*)

Editor : Andri Damanik

Baca Juga : DAK Air Minum Rp 6 Miliar Diarahkan ke Renah Mendaluh




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement