HALOSUMATERA.COM – Petani ubi jalar di Desa Sembubuk, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi terpaksa panen duluan sebelum masanya. Pasalnya, lahan pertanian milik mereka terendam banjir, akibat meluapnya Sungai Batanghari.
Harusnya jadwal panen di bulan Januari 2021, namun petani di desa ini terpaksa menggali ubi jalar yang telah ditanam dua bulan lalu. Luas areal tanaman ubi milik petani yang terendam banjir ini hampir dua hektare.
Hampir sepekan terakhir masyarakat terpaksa melakukan panen. Padahal usia ubi baru dua bulan dan belum saatnya untuk dipanen, hasil produksinya pun menurun, lantaran fisik ubi banyak yang kecil.
“Takut busuk, makanya kami panen duluan, padahal jadwal panen bulan Januari 2021,” kata Damhuri kepada halosumatera, Senin (7/12/20).
Kondisi ini, menurut Damhuri adalah musibah. Walaupun demikian, dia dan petani ubi lainnya tidak putus asa untuk bercocok tanam ubi jalar.
Dikatakan Damhuri, selain dikonsumsi sendiri, ubi ubi ini dijual kepada warga yang datang langsung ke kebun, dan ada juga yang dipasarkan ke pasar kalangan yang ada di Jambi. Ubi jalar tersebut dijual petani dengan harga 3 hingga 4 ribu rupiah per kilogramnya.
Selama ini, selain padi, produksi palawija tersebut menjadikan sumber pendapatan ekonomi petani di daerah itu.
Menurut petani, prospek usaha pertanian budi daya tanaman ubi jalar cukup menjanjikan karena permintaan pasar cenderung meningkat dan penenya pun hanya dalam hitungan bulan.(*)
Pewarta : Eko Wijaya
BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana
MEKKAH – Empat Eks Napiter Jambi akhirnya melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci. Mitra binaan Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri ini dibiayai oleh Pem
TANJABBAR – Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., bersama Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso SA, SE., ME., memimpin langs
SAROLANGUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menggelar Perayaan Natal Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), bekerja sama dengan Yaya
JAMBI –Polri untuk Masyarakat. Inilah tema yang diusung pada kegiatan FGD yang digelar Direktorat Intelkam Polda Jambi di Ratu Duo Hotel, Komplek Mall KAPUK,