TANJABBAR – KPU Tanjabbar ternyata mendapat pasokan dana bersumber dari APBN sebesar Rp 4 miliar, diluar anggaran hibah dari APBD Kabupaten Tanjabbar Rp 20 miliar.
Anggaran tambahan ini diperuntukkan untuk pembelian APD saat dilaksanakannya pemungutan suara dan rangkaian kegiatan lainnya.
Ketua KPU Tanjabbar Hairuddin S Sos tak menampik hal ini. Kata dia anggaran dari APBN ini memang untuk pembelian APD.
“Kalau rinciannya saya gak hafal. Tapi dana ini sudah dibelanjakan,” ujar Hairuddin kepada halosumatera.com.
Kata dia, anggaran ini langsung mengucur ke KPU, bukan dalam bentuk bantuan barang (APD). “Iya uangnya langsung masuk ke kita. Sudah masuk dan dibelanjakan untuk APD,” tandasnya.
Sebelumnya, Hairuddin mengatakan pelaksanaan debat kandidat memang dilaksanakan satu kali lantaran mempertimbangkan anggaran. Begitu juga pelaksanaan debat diputuskan di Kualatungkal lantaran agar kandidat dekat dengan masyarakatnya.
Sementara, kabupaten lain yang melaksanakan pemilihan kepala daerah menggelar debat kandidatnya di Kota Jambi, yakni di Swiss Belhotel. Sepertihalnya Sungai Penuh, sepakat dengan Tanjabtim, Batanghari menggelar debat di hotel berbintang itu. (*/HS)
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta