Kontrak Habis, Pembangunan Rusunawa di Ponpes Albaqiyat Belum Selesai


Senin, 28 Januari 2019 - 18:38:24 WIB - Dibaca: 1396 kali

Pembangunan Rumah Susun Santri Putri di Ponpes Albaqiyatushalihat Parit Gompong, Kualatungkal, Belum Selesai hingga Akhir Kontrak.(eds/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALA TUNGKAL - Pembangunan Rusunawa dan rumah khusus di pondok pesantren Al Baqiyatus Shalihat, Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sempat molor. Hingga kini rumah susun yang dibiayai APBN ini belum rampung.

Informasi yang dihimpun, pembangunan rusun ini dilakukan sejak 14 mei 2018. Sesuai papan pengumuman kontrak kerja, waktu pekerjaan hanya 210 hari kalender dan sudah habis sekitar pertengahan Desember 2018 lalu.

Pantauan di lapangan pekerjaan masih dilakukan oleh para tukang di lokasi bangunan rusunawa. Para pekerja masih sibuk melakukan pekerjaan di sana-sini.

Sebelumnya, pembangunan rusunawa ini juga sempat ditinjau langsung oleh Anggota DPR Dapil Jambi RI H Bakrie saat haul beberapa waktu lalu.

Pekerjaan pembangunan yang dilakukan oleh PT Laris Trio Bersaudara ini berasal dari anggaran APBN Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan anggaran miliaran rupiah.

Kondisi ini menjadi sorotan masyarakat Tanjabbar, Suprayogi Saiful Ketua KNPI Tanjabbar menuding pihak rekanan tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaaanya.

Ini terbukti, seharusnya di awal tahun rusunawa bisa dihuni para santri namun hingga kini masih dikerjakan dalam tahap finishing.

"Tidak profesional itu namanya, tidak komitmen dengan waktu pekerjaan,” ujar Yogi.

Meski disana sudah ada pengawasan dari TP4D Kejati Jambi, namun tampaknya pengawasan dari TP4D ini tidak optimal. Menurut Yogi TP4D harus mengecek ke lapangan untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya.

"Ini sudah diawasi TP4D namun pembangunan molor dari waktu yang ditentukan," ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat dirinya pun meminta aparat penegak hukum khususnya TP4D Provinsi Jambi benar-benar serius dalam mengawasi pekerjaan ini.

" Kita minta aparat memberikan peringatan dan tegean kepada rekanan karena ini menyangkut kepentingan para santri," tegasnya.

Sebelumnya saat meninjau rusunawa tersebut Anggota DPR RI Dapil Jambi H Bakrie mengatakan rencananya rusunawa ini dibangun untuk asrama putri dan dirinya kedepan akan berupaya mengusulkan pembangunan rusunawa untuk asrama putra.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapat pembangunan rusunawa ini memakan dana kurang lebih 5 miliar rupiah. (*/eds)‎

Editor: It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement