Kontrak Habis, Pembangunan Rusunawa di Ponpes Albaqiyat Belum Selesai


Senin, 28 Januari 2019 - 18:38:24 WIB - Dibaca: 1375 kali

Pembangunan Rumah Susun Santri Putri di Ponpes Albaqiyatushalihat Parit Gompong, Kualatungkal, Belum Selesai hingga Akhir Kontrak.(eds/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALA TUNGKAL - Pembangunan Rusunawa dan rumah khusus di pondok pesantren Al Baqiyatus Shalihat, Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sempat molor. Hingga kini rumah susun yang dibiayai APBN ini belum rampung.

Informasi yang dihimpun, pembangunan rusun ini dilakukan sejak 14 mei 2018. Sesuai papan pengumuman kontrak kerja, waktu pekerjaan hanya 210 hari kalender dan sudah habis sekitar pertengahan Desember 2018 lalu.

Pantauan di lapangan pekerjaan masih dilakukan oleh para tukang di lokasi bangunan rusunawa. Para pekerja masih sibuk melakukan pekerjaan di sana-sini.

Sebelumnya, pembangunan rusunawa ini juga sempat ditinjau langsung oleh Anggota DPR Dapil Jambi RI H Bakrie saat haul beberapa waktu lalu.

Pekerjaan pembangunan yang dilakukan oleh PT Laris Trio Bersaudara ini berasal dari anggaran APBN Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan anggaran miliaran rupiah.

Kondisi ini menjadi sorotan masyarakat Tanjabbar, Suprayogi Saiful Ketua KNPI Tanjabbar menuding pihak rekanan tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaaanya.

Ini terbukti, seharusnya di awal tahun rusunawa bisa dihuni para santri namun hingga kini masih dikerjakan dalam tahap finishing.

"Tidak profesional itu namanya, tidak komitmen dengan waktu pekerjaan,” ujar Yogi.

Meski disana sudah ada pengawasan dari TP4D Kejati Jambi, namun tampaknya pengawasan dari TP4D ini tidak optimal. Menurut Yogi TP4D harus mengecek ke lapangan untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya.

"Ini sudah diawasi TP4D namun pembangunan molor dari waktu yang ditentukan," ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat dirinya pun meminta aparat penegak hukum khususnya TP4D Provinsi Jambi benar-benar serius dalam mengawasi pekerjaan ini.

" Kita minta aparat memberikan peringatan dan tegean kepada rekanan karena ini menyangkut kepentingan para santri," tegasnya.

Sebelumnya saat meninjau rusunawa tersebut Anggota DPR RI Dapil Jambi H Bakrie mengatakan rencananya rusunawa ini dibangun untuk asrama putri dan dirinya kedepan akan berupaya mengusulkan pembangunan rusunawa untuk asrama putra.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapat pembangunan rusunawa ini memakan dana kurang lebih 5 miliar rupiah. (*/eds)‎

Editor: It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement