Polemik Pembangunan Jalan HM Said Saidan

Ketua RT Didatangi Dua Oknum Dinas, Disuruh Tandatangan Berita Acara


Rabu, 27 November 2019 - 13:22:14 WIB - Dibaca: 1389 kali

Jalan HM Said Saidan Dibangun di Lokasi tidak Berpenduduk.(ES/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL- Penganggaran pembangunan Jalan HM Said Saidan Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir terbilang rancu. Tidak hanya Lurah Patunas, Ketua RT setempat juga tidak pernah mengusulkan pembangunan jalan yang jauh dari pemukiman penduduk itu.

Hanya saja, Ketua RT 15, Kelurahan Patunas, Geger mengaku pernah didatangi dua petugas dari Dinas Perkim sekitar sebulan yang lalu, untuk menandatangani berita acara dan peninjauan ke lokasi.

“Saat itu kami tidak terpikir kalau jalan itu mau dibangun. Biasanya kan jalan yang sudah padat penduduk yang didahulukan dibangun, sedangkan ini satu rumah pun belum ada," kata Geger tanpa menyebut dua oknum dinas tersebut.

Ia juga sangat menyayangkan jalan yang dibangun tidak berpenduduk. Sebelum jalan dibangun, lokasi ini masih semak belukar dan belum ditebas.

“Sekarang ini jalan itu belum terlihat ada manfaatnya untuk masyarakat. Kecuali itulah, paling paling yang punya tanah itulah yang merasakan manfaatnya. Dialah yang punya keuntungan, bisa orang cepat beli tanah itu dan bisa juga harga jual tanah menjadi meningkat. Ini jalan sudah masuk, kalau dikaplingkan ada orang yang beli tanah itu, mungkin itulah manfaatnya,” kata Geger.

Saat ditanya pemilik tanah di lokasi pembangunan jalan HM Said Saidan Kelurahan Patunas, Geger tidak mengingat namanya.

" Tanah itu (kanan kiri) punya satu anggaran, mungkin untuk dikaplingkan nanti. Untuk pemiliknya saya lupa namanya, pemiliknya itu tinggal di daerah pasar. Besok, coba tanya saja orang sebelah, yang ada gudang kayu atau gudang pasir itu, dia kenal tu siapa pemiliknya,” tandasnya.

Sebagaimana dituturkan Lurah Patunas, Fatmawati S.Kom.I. Penganggaran Jalan H. M. Said Saidan Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir ternyata tidak melalui usulan Musrenbang.

Ia menegaskan, selama menjabat Lurah Patunas dalam dua tahun ini, jalan tersebut tidak pernah masuk ataupun dimasukkan dalam usulan Musrenbang.

Anggota DPRD Tanjabbar Dapil I, H Syaifudsin SE sependapat jika proyek tersebut terkesan mubazir, apalagi dibangun jauh dari pemukiman.

"Kalau jalan itu seandainya dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota Dewan, itu sangat kita sayangkan, kok di tengah-tengah Kota masih berani masukkan jalan yang tidak ada tuannya. Namun, kalau itu dari Dinas Perkim sendiri, maka patut kita pertanyakan ada apa itu," timpalnya.(*/ES/nik)

Editor : It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement