Keberatan Hasil Pilkades di Teluk Ketapang


Selasa, 24 Mei 2016 - 20:24:42 WIB - Dibaca: 1843 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Ternyata, tak semua desa sukses menggelar Pilkades serentak 2016. Satu dari 45 desa yang menggelar pesta demokrasi, melayangkan laporan keberatan atas hasil keputusan Pilkades. 

Desa yang menyampaikan laporan keberatan tersebut ke Bagian Pemdes Setda Tanjabbar adalah Desa Teluk Ketapang Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar.

Laporan ini dilayangkan atas dugaan adanya money politik yang dilakukan salah satu calon peserta Pilkades di desa tersebut.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Tanjabbar Agoes Makmun  saat dikonfirmasi membenarkan masuknya laporan tersebut. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan money politik yang dilakukan salah satu calon.

"Sudah diterima di Bagian Umum, dan mungkin akan disampaikan kepada Bupati," ungkap Agoes Mamun saat dijumpai di ruang kerjanya Selasa (24/5).

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya masih menunggu instruksi dari Bupati. "Untuk tindak lanjutnya kita masih menunggu disposisi Bupati terkait apa yang akan dilakukan," ujarnya.

Setiap laporan yang disampaikan tentu akan diakomodir. Namun semua tetap harus mengikuti mekanisme dan peraturan yang berlaku. 

"Kalau pembuktian harus lewat pengadilan, kalau laporan yang diberikan tidak mempengaruhi hasil dari pilkades ya para calon harus terima," sebutnya.

Dikatakannya, jika para calon kades tidak terima atas hasil dari Pilkades, maka ada upaya hukum yang bisa ditempuh oleh para calon kades.

"Kalau keputusan Pilkades dinilai cacat hukum, silahkan ajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),"timpalnya.

Sementara itu, Bupati Tanjabbar DR Ir Safrial MS saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa untuk laporan resmi belum sampai kepadanya. Namun dirinya menyebut apabila ada laporan yang dilayangkan harus disertai dengan fakta di lapangan.

"Laporan secara resmi belum ada, cuma saya beritahu fakta yang penting. Jangan hanya sekedar katanya," sebut Safrial.

Dikatakannya, dirinya tidak menginginkan kedepan money politik menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan pesta demokrasi.

"Karena ini (money politik) berbahaya, sekali lagi saya tekankan jangan sebatas katanya. Serahkan laporan resminya dan lampirkan fakta," pungkas Bupati.

Untuk diketahui, Pilkades Desa Teluk Ketapang diikuti oleh 5 calon Kades yaitu Ratna Juwita, Marbawi, Muhammad Daud, Pahrudin dan Pauzi. Perolehan suara terbanyak didapat Muhammad Daud, yang otomatis menjadi pemenang dalam Pilkades.(*)

Penulis : Romi

Editor  : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement