PASAR KAWASAN BRAM ITAM

Kalau Kondisinya Begini, Bupati Gak Mau Serah Terima


Rabu, 22 Maret 2017 - 22:59:25 WIB - Dibaca: 2082 kali

Pasar Kawasan yang Dibangun Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada 2016 lalu.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Bangunan pasar kawasan di Kelurahan Bram Itam Ikiri, Kecamatan Bram Itam belum sempurna. Beberapa item seperti pintu belum terpasang dan atap yang bocor, menjadi penyebab pasar ini belum diserahterimakan ke Pemkab.

Pasar kawasan ini dibangun melalui dana pusat, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi, dengan pagu sekitar Rp 1 Miliar, Tahun Anggaran 2016.

Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial menegaskan, sebelum diserahterimakan ke kabupaten, sebaiknya dilakukan pengecekan bangunan.

Bupati sudah memerintahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk mengecek kondisi bangunan, sebelum diserahterimakan ke Pemkab.

"Kita Pemda meminta, pihak pusat serta membawa kontraktornya untuk mengecek bangunan tersebut secara bersama," kata Bupati.

Kata Bupati, pada saat serah terima, kondisi rill bangunan harus tertuang dalam berita acara. "Apabila ada ditemukan bocor dan rusak, harus tertulis di dalam berita acara serahterima," kata mantan Dosen UNJA ini.

"Kalau serah terima begitu saja itu saya tidak mau. Kalau memang ada yang rusak ya mereka harus perbaiki. Itu saya lihat tidak sempurna bentuk bangunannya. Akan tetapi akan kita lihat bersama konsultan benar atau
tidak," tambah Bupati.

Sementara itu, Kadis Pemberdaya Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat H Mulyadi mengatakan, sampai saat ini memang pasar kawasan di Bram Itam belum dapat difungsikan, sebab dari pihak pusat belum melakukan serah terima ke pemerintah kabupaten.

"Bagaimana kita bisa memungsikan pasar tersebut, jika tidak ada serah terima dari pusat. Jadi sekarang ini kita hanya menunggu keputusan dari pusat," ujarnya.

Sebelum dihibahkan ke Pemkab, harus dilakukan pengecekan bersama oleh pihak Kementerian dan kontraktor bangunan tersebut.

"Kita sudah ke Jakarta untuk rapat mempertanyakan masalah ini. Nanti kita bersama-sama cek ke lokasi, bagaimana dengan kondisi dan kekurangan serta kelebihan bangunan tersebut. Apabila kesepakatan nanti itulah RAB nya, iya apa boleh buat. Sebab RAB bukan kita yang membuatnya mulai dari pengadaan dan segala macamnya itu mereka semua yang buat," terangnya.

Menurut Mulyadi, bangunan tersebut sudah selesai. Hanya saja, ada beberapa item yang kurang seperti bagian pintu belum terpasang dan kondisi bangunan masih bocor.

"Masih ada masa pembeliharaannya, kita minta perbaiki dahulu baru kita serah terima. Kita tidak mau kontruksinya nanti jadi masalah di masyarakat," katanya.(*)

Penulis : Akhin

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement