Ini Satu-satunya Jalan Keluar Atasi Krisis Listrik di Kabupaten Tanjabbar


Senin, 30 November 2015 - 23:49:06 WIB - Dibaca: 1957 kali

Hearing Komisi II dan III DPRD Tanjabbar dengan PLN, SKK Migas, PT TJP, BUMD, Pemkab Tanjabbar dan PT PetroChina Ltd, Senin (30/11).(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - PLTG Tanjungjabung Power hanya mampu menyuplai listrik di wilayah ilir Kabupaten Tanjabbar, dari Betara hingga ke Lumahan, Kecamatan Senyerang.

Menurunnya pasokan gas dari PetroChina ke PLTG menimbulkan masalah baru, daya yang tersalur menurun dari 14 MW menjadi 10,5 MW.

Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar kepada infotanjab.com Senin sore mengatakan, jalan satu-satunya, harus ada pengganti sumur Rivah yang menjadi sumber energi bagi pembangkit mini di Terjun Jaya Kecamatan Betara.

Tentunya, harus ada pembaharuan kontrak pembelian gas, antara PT PetroChina dengan PT TJP. Kata Jahfar, dari pengakuan PT TJP, kontrak pembelian gas antara PetroChina dan PT TJP, harus melalui persetujuan SKK Migas dan Kementerian ESDM.

Untuk beralih ke sumur lain, tentu harus ada persetujuan Kementerian ESDM dan SKK Migas. "Makanya kita heran, kenapa SKK Migas dan Kementerian ESDM tidak menyetujui peralihan sumur migas untuk sumber energi PLTG," kata Jahfar.

Sementara itu, Kepala Rayon PLN Kualatungkal M Arham Ginting mengatakan, PLTMG di Purwodadi akan menyuplai listrik ke Kecamatan Senyerang dan Pengabuan, menunggu jaringan dari Tebing ke Lumahan rampung.

Saat ini, pekerjaan jaringan sudah mencapai 90 persen. Dengan disalurkannya listrik dari PLTMG Purwodadi ke dua kecamatan di wilayah ilir, tentu akan mengurangi beban PLTG TJP. Diharapkan, tidak ada lagi pemadaman bergilir.

"Di PLTMG Purwodadi ada sisa daya yang tak terpakai sekitar 2 MW, untuk dua kecamatan di wilayah ilir masih cukup," jelasnya.

Hanya saja, Arham khawatir, masih ada pemadaman di Kualatungkal dan sekitarnya akibat pasokan gas yang belum stabil. "Setelah dua kecamatan ini dikonekkan ke Tebing, takutnya masih ada pemadaman lagi, karena soal gas yang menurun ini kita belum tahu sampai kapan," kata Arham.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement