KUALATUNGKAL – Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram menjadi perhatian pemerintah daerah khususnya Dinas Koperasi UKM Perindag Tanjabbar. Belakangan ini, ketersediaan LPG 3 kilogram terbatas, dan harganya meningkat dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Tanjab Barat, Syafriwan SE dikonfirmasi wartawan mengatakan akan menindaklanjuti keluhan warga terkait adanya pangkalan LPG 3 kilogram yang menjual gas bersubsidi ke pengecer. Hal ini berdampak pada kelangkaan dan harga jual melambung tinggi di pasaran.
"Kita tidak akan memberikan toleransi bagi pangkalan yang menjual LPG 3 kilogram ke pengecer,” kata Syafriwan.
Pihaknya sudah berulang kali mengingatkan, bahwa pangkalan dilarang menjual LPG 3 kilogram bersubsidi ke pengecer.
Dirinya berharap kepada agen dan pangkalan dapat berkomitmen dan bekerjasama dalam pendistribusian LPG 3 Kg bersubsidi sesuai dengan peruntukannya.
"Kalau nantinya dari hasil pengawasan ditemukan pendistribusian LPG 3 Kg bersubsidi ini melanggar aturan dalam penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi. Dinas Koperasi UKM Perindag tidak akan segan-segan menindaklanjuti dan melaporkan hal tersebut ke Pertamina untuk diberikan Sanksi,” kata mantan Asisten Ekbang Setda Tanjabbar ini.
Dikatakan dia, Pemerintah Daerah juga tidak akan segan-segan mencabut izin usaha atau penghentian hak usaha (PHU) kepada pangkalan LPG 3 Kg yang nakal dan terbukti menjual gas kepada pengecer.(*)
Penulis : Eko
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta