Harga Gabah Anjlok, Petani Menjerit


Senin, 02 Oktober 2017 - 13:17:20 WIB - Dibaca: 1176 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL- Di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi harga gabah terdeteksi anjlok. Kondisi semacam ini membuat petani setempat semakin tertekan, terlebih saat ini harga beras relatif mahal di pasaran.

Petani di Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Anang, menyatakan harga gabah yang baru ia panen saat ini hanya dihargai Rp 4.500 per kilogram, sedangkan untuk beras di hargai Rp 7500 ribu perkilo.

"Kalau bisa harga gabah Rp 5000 lebih perkilonya, atau lebih. Tengkulak kadang ngambilnya murah. Kalau beras pinginnya naik juga lah harga belinya dari kami ini (petani),"kata Anang.

Anang mengaku kebingungan, dengan murahnya harga gabah ini. Selaku petani Anang merasa merugi, pasalnya untuk mengolah lahan dibutuhkan modal yang lumayan besar. Seperti membeli racun rumput, pupuk, bibit dan yang lainnya.

"Saat ini petani sudah jatuh tertimpa tangga, karena harus menanggung biaya operasional yang tinggi, tapi harga jual gabah dan beras masih relatip murah,"Anang menjelaskan.

Hal serupa juga diutarakan petani di Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Gimin. Selaku petani, Gimin sangat mengeluh dengan murahnya harga gabah. Padahal, saat ini menurutnya kebutuhan hidup semakin mahal.

"Semua kebutuhan hidup semakin mahal, apalagi saat ini produksi panen kami mengalami penurunan, akibat serangan hama dan cuaca buruk. tidak sedikit dari kami (petani) yang merugi,"ungka Gimin.

Dikatakannya, akibat murahnya harga beli gabah di Jambi, tidak sedikit para petani di Kecamatan Batang Asam menjual gabah maupun beras hasil pertaniannya ke Provinsi tetangga yakni provinsi Riau dan Sumatera Selatan.

"Ya dikarenakan harga di provinsi tetangga lebih tinggi ketimbang harga di jambi,"imbuhnya.

Lebih jauh Gimin menjelaskan, ia berharap kepada pemerintah daerah agar bisa mencarikan solusi bagi petani. Terutama masalah harga, karena dengan harga gabah yang bagus akan menjadi penyemangat untuk bertani.(*/Cr-02)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement