Distribusi Air ke Pelanggan Butuh Proses Panjang


Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:12:34 WIB - Dibaca: 1262 kali

Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian.(*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Penyaluran air bersih yang bersumber dari Teluk Pengkah Tebing Tinggi ke pelanggan di Kualatungkal dan sekitarnya butuh proses yang panjang. Meski air sudah sampai ke Parit Panting, dipastikan pembersihan pipa membutuhkan waktu yang lama.

Disamping itu, kelistrikan di reservoar yang berada di Senyerang juga menjadi kendala. Tak heran untuk uji coba saja, menghabiskan 100 liter solar di satu boster untuk mendorong air ke penampung berikutnya.

Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian mengatakan, pihaknya sepenuhnya siap untuk mengoperasikan instalasi air bersih yang dibangun, jika telah diserah terimakan.

Hanya saja, sejauh ini belum diketahui kapan pembersihan pipa itu rampung. "Kita juga diperintahkan Bupati untuk membantu Dinas PUPR dalam percepatan distribusi air ke Panting. Dan personil kita juga diterjunkan ke lapangan," kata Ustayadi.

Dia menilai, selain soal listrik di Senyerang, yang perlu dilakukan adalah menjaga kualitas air baku hingga siap disalurkan. Tentu selama ini pipa yang tertanam harus dibersihkan.

"Kalau dari Senyerang ke Teluk Nilau sudah mulai bersih pipanya. Yang dari Teluk ke Pudin yang belum bersih, begitu juga sampai ke Panting," ujarnya.

Dikatakan dia,belum bisa dipastikan kapan air dari Tebing bisa disalurkan ke pelanggan di Kualatungkal, lantaran menunggu kesiapan teknis dari Dinas PU.

"Kita juga akan tes labor dulu airnya, ke DLH Provinsi, sesuai rosedur dari PDAM. Karena melewati pipa lama, mana tahu ada kuman-kuman. Dan ini sudah menjadi rutinitas kita secara teknis dalam penyaluran air ke pelanggan," jelasnya.

Diwartakan infotanjab.com, air dari Tebing Tinggi sudah mengalir ke Parit Panting Bram Itam, Kamis (15/8) lalu.

Hal ini dibenarkan Kadis PUPR Tanjabbar, Ir Andi Achmad Nuzul saat diwawancarai blm lama ini.

Andi mengatakan, untuk mendorong air dari Senyerang ke Teluk Nilai dan ke Parit Panting, pihaknya terpaksa mengoperasikan mesin diesel.

"Pakai diesel dulu untuk di reservoar Senyerang untuk mendorong air ke Panting, karena pipanya perlu dibersihkan," katanya.(*)

Editor: It Redaksi

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement