Distribusi Air ke Pelanggan Butuh Proses Panjang


Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:12:34 WIB - Dibaca: 1307 kali

Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian.(*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Penyaluran air bersih yang bersumber dari Teluk Pengkah Tebing Tinggi ke pelanggan di Kualatungkal dan sekitarnya butuh proses yang panjang. Meski air sudah sampai ke Parit Panting, dipastikan pembersihan pipa membutuhkan waktu yang lama.

Disamping itu, kelistrikan di reservoar yang berada di Senyerang juga menjadi kendala. Tak heran untuk uji coba saja, menghabiskan 100 liter solar di satu boster untuk mendorong air ke penampung berikutnya.

Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian mengatakan, pihaknya sepenuhnya siap untuk mengoperasikan instalasi air bersih yang dibangun, jika telah diserah terimakan.

Hanya saja, sejauh ini belum diketahui kapan pembersihan pipa itu rampung. "Kita juga diperintahkan Bupati untuk membantu Dinas PUPR dalam percepatan distribusi air ke Panting. Dan personil kita juga diterjunkan ke lapangan," kata Ustayadi.

Dia menilai, selain soal listrik di Senyerang, yang perlu dilakukan adalah menjaga kualitas air baku hingga siap disalurkan. Tentu selama ini pipa yang tertanam harus dibersihkan.

"Kalau dari Senyerang ke Teluk Nilau sudah mulai bersih pipanya. Yang dari Teluk ke Pudin yang belum bersih, begitu juga sampai ke Panting," ujarnya.

Dikatakan dia,belum bisa dipastikan kapan air dari Tebing bisa disalurkan ke pelanggan di Kualatungkal, lantaran menunggu kesiapan teknis dari Dinas PU.

"Kita juga akan tes labor dulu airnya, ke DLH Provinsi, sesuai rosedur dari PDAM. Karena melewati pipa lama, mana tahu ada kuman-kuman. Dan ini sudah menjadi rutinitas kita secara teknis dalam penyaluran air ke pelanggan," jelasnya.

Diwartakan infotanjab.com, air dari Tebing Tinggi sudah mengalir ke Parit Panting Bram Itam, Kamis (15/8) lalu.

Hal ini dibenarkan Kadis PUPR Tanjabbar, Ir Andi Achmad Nuzul saat diwawancarai blm lama ini.

Andi mengatakan, untuk mendorong air dari Senyerang ke Teluk Nilai dan ke Parit Panting, pihaknya terpaksa mengoperasikan mesin diesel.

"Pakai diesel dulu untuk di reservoar Senyerang untuk mendorong air ke Panting, karena pipanya perlu dibersihkan," katanya.(*)

Editor: It Redaksi

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

?TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang di

Advertorial

Memprihatinkan, Bupati Tanjabbar Bantu Pembangunan di Madrasah Syuhada UI Imam Desa Adi Purwa

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman di Desa Adi Purwa, Kecamata

Advertorial

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial


Advertisement