KUALATUNGKAL - Defisit anggaran di Kabupaten Tanjabbar menjadi perhatian khusus para wakil rakyat. Dalam rapat tertutup antara Banggar legislatif dan TAPD Tanjabbar dua hari lalu, dewan sempat menyarankan agar Pemkab meninjau kembali pembangunan WFC dan mega proyek lainnya.
Sebagaimana dituturkan anggota Komisi III DPRD Tanjabbar, J Simamora saat ditemui infotanjab.com siang tadi. Menurut dia, mengatasi defisit bisa dilakukan dengan menunda pembangunan mega proyek dan memperbesar bantuan CSR dari perusahaan.
"Kalau WFC ditunda, defisit anggaran kita bisa tertutupi sedikit. Sementara untuk menutupi anggaran yang terpangkas, bisa melalui program CSR yang disinkronkan dengan pembangunan di Tanjabbar," kata J Simamora.
Selain dua langkah tersebut, penjualan aset pemkab yang dinilai tidak ekonomis dianggap jalan alternatif lainnya mengatasi defisit anggaran. "Seperti Kapal Tungkal Samudera, kita sepakat kalau aset itu dilelang saja," jelasnya.(*)
Editor: Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R