HALOSUMATERA.COM - Pendudukan lahan di areal pola kemitraan PT WKS , di Kelurahan Teluk Nilau masih berlanjut hingga hari ini. Pendudukan lahan dilakukan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kelurahan Teluk Nilau bersama KPW Serikat Tani Nasional Provinsi Jambi.
Christian Napitupulu, aktivis KPW STN Provinsi Jambi kepada halosumatera.com, Minggu (24/1) mengatakan, warga dari 20 kelompok yang berkonflik dengan PT WKS masih melakukan pendudukan lahan dengan mendirikan tenda.
Mereka menduduki lahan dengan bergantian sebanyak 80 orang setiap hari, mengutus empat perwakilan dari masing-masing kelompok.
Kata Christian, sudah ada utusan dari DPRD Tanjabbar, yaitu dari Komisi II dan III yang menemui warga di lokasi. Begitu juga dari pemerintahan kelurahan dan kecamatan, sudah ada yang menemui warga.
"Tapi belum ada solusi, hanya sebatas pertemuan dan dukungan ke masyarakat," kata Christian.
Sebagaimana diketahui, Forum Masyarakat Kelurahan Teluk Nilau mengklaim lahan 1.913 hektare yang saat ini dimitrakan empat kelompok dari Tebing Tinggi adalah hak mereka dan masuk dalam wilayah Teluk Nilau.
Status lahan ini adalah Areal Penggunaan Lainnya (APL) dan dimitrakan dengan PT WKS dengan jenis tanaman akasia.(*/nik)
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/
JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H
TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan
TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai
TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma