Warga Khawatir Proyek Jalan di Pulau Pinang Tak Selesai


Rabu, 07 September 2016 - 20:33:19 WIB - Dibaca: 1915 kali

Bupati Meninjau Jalan di Pulau Pinang, Kecamatan Kualabetara.(hms/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Meski kontrak kerja telah dimulai pada 24 April lalu, kemajuan fisik pada peningkatan jalan menuju Parit Pulau Pinang Kecamatan Kualabetara masih jauh dari progres.

Pantauan di lapangan, pihak rekanan baru menyelesaikan penimbunan sekitar 10 meter. Sementara kontrak kerja akan berakhir pada 22 September 2016.

Hal ini membuat masyarakat sekitar menjadi resah dan khawatir, jika pekerjaan tersebut tidak akan selesai tepat waktu.

Kekhawatiran masyarakat cukup beralasan, sejak tahun 2011 lalu hingga saat ini masyarakat yang ingin menikmati pembangunan tak urung terwujud, lantaran pihak rekanan tidak pernah merampungkan pekerjaannya secara utuh.

"Lihat sendiri kondisi jalan menuju tempat kita, parah sekali. Padahal sejak tahun 2011 dijanjikan akan dibangun jalan atau diperbaiki, tetapi lihat sendirilah kondisinya seperti apa. Apalagi jika melihat apa yang dikerjakan oleh pihak rekanan hingga saat ini, kita semua merasa pesimis kalau jalan kami bisa bagus secara utuh seperti di tempat lain," ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum melalui Kabid Bina Marga Apri Dasman mengaku kecewa dengan kondisi fisik pekerjaan di Pulau Pinang.

Apridasman mengaku telah berkali-kali memberikan teguran dan peringatan ke pihak rekanan agar secepatnya digarap.

"Tidak hanya teguran, tetapi masalah ini sudah kita sampaikan juga ke Bupati, begitu juga rekanan lainnya," kata Apridasman kepada infotanjab.com.

Bahkan secara tegas Apri menyebutkan kontrak pekerjaan proyek tersebut merupakan kontrak kritis.

"Ini sudah tidak sesuai lagi antara program perencanaan dengan hasil pekerjaan. Kalau memang rekanan tidak punya uang atau tidak mampu mengerjakan, ya jangan serakah mau ngerjakan banyak proyek. Jangan mau mengerjakan satu pekerjaan harus menunggu pekerjaan lainnya termen," tegasnya.

"Saya juga berharap agar pihak rekanan tidak bekerja seperti diuber-uber atau tergesa-tergesa. Karena sudah tentu hasilnya tidak akan maksimal, lantaran pekerjaan terkesan dikerjakan ingin cepat selesai," timpalnya lagi.(*)

Penulis : Herjulian

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement