KUALATUNGKAL – Bulan ini terdata delapan penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanjabbar. Satu diantaranya meninggal dunia. Jumlah ini sesuai dengan data di Bidang P2PL Dinkes Tanjabbar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar melalui Kabid P2PL, Eka Susilo mengatakan, apabila ada gejala DBD, pihaknya akan melakukan fogging.
Hanya saja, foging yang dilakukan tidak menyeluruh, lantaran anggaran tersedia cukup minim dan harus melakukan survei terlebih dahulu.
“Kita harus melakukan PE dulu, di sekitar tempat tinggal penderita. Setelah hasil PE tersebut memenuhi syarat, baru dapat kita lakukan fogging,” kata Eka didampingi kasinya, Ermadayanti, Kamis siang.
Eka tak menampik, banyaknya laporan penderita DBD baik itu dari RS Daud Arif maupun puskesmas-puskesmas. Mau tidak mau, foging yang dilakukan menyesuaikan dengan kondisi.
Berpedoman dengan anggaran tahun 2015 lalu, anggaran fogging hanya dijatah 50 kasus, sedangkan kasus yang terjadi lebih dari 100. Dinkes tentu kewalahan mengatasi wabah DBD.(*)
Penulis : Rtg
Editor : Andri Damanik
Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun
TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna