Tiga Bangunan Miring Lagi, Nelayan Enggan Tempati Perumahan Nelayan


Kamis, 14 Januari 2016 - 09:07:40 WIB - Dibaca: 2628 kali

Bantuan 100 Unit Perumahan Nelayan dari Kementerian PU dan Pera RI.(IT) / HALOSUMATERA.COM
KUALATUNGKAL - Nelayan di Tanjabbar enggan menempati perumahan nelayan yang disiapkan pemerintah pusat melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI di Parit V, Kelurahan Tungkal II. Pasalnya, belakangan ditemukan tiga bangunan yang miring.

Hal ini dikatakan Ketua LSM Rapi Tanjabbar, Erham, kepada infotanjab.com, Kamis pagi.

"Saya sudah temui beberapa nelayan, dan mereka enggan menempati. Alasannya mereka khawatir bangunan itu rubuh, buktinya sudah ada yang miring," ujar Erham, meneruskan pernyataan nelayan.

Sebelumnya, ada satu unit yang dirubuhkan, lantaran bangunan tersebut sudah nyaris ambruk. "Berarti ada empat yang gagal, alias miring," kata Erham.

Alasan lainnya, nelayan enggan menempati 100 unit rumah nelayan tersebut, lantaran lokasi perumahan jauh dari bibir pantai. "Itu sama saja merugikan nelayan, soalnya perahu tidak masuk, sementara mereka harus tinggal disitu. Seandainya perahu mereka hilang, siapa yang tanggungjawab," timpal Erham.

Pada dasarnya, Nelayan bersyukur mendapat bantuan dari pusat, hanya saja perlu dilakukan evaluasi kembali terkait lokasi dan kontruksi bangunan yang akan dibuat.

"Saran saya, kedepannya, agar konsultan perencana melibatkan tim teknis dari lokal, seperti Dinas PU. Karena tim teknis di Tanjabbar lebih memahami struktur tanah di Tanjabbar, jangan ada lagi bangunan yang miring," kata Erham lagi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjabbar H Husaini mengaku hampir 200 nelayan yang sudah mendaftar untuk menempati rumah nelayan tersebut. Pihaknya masih melakukan seleksi, bagi calon penerima bantuan tersebut.

Soal lokasi, menurut Husaini, sudah tepat. Nelayan bisa menyesuaikan kondisi pasang surut saat menambatkan perahu di anak sungai Parit V.

"Kalau kita bangun di tepi sungai, tidak cocok, lantaran masuk jalur hijau. Dan dimana-mana, tidak ada perumahan nelayan di tepi laut," ujar Husaini belum lama ini.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement