Tiga Bangunan Miring Lagi, Nelayan Enggan Tempati Perumahan Nelayan


Kamis, 14 Januari 2016 - 09:07:40 WIB - Dibaca: 2680 kali

Bantuan 100 Unit Perumahan Nelayan dari Kementerian PU dan Pera RI.(IT) / HALOSUMATERA.COM
KUALATUNGKAL - Nelayan di Tanjabbar enggan menempati perumahan nelayan yang disiapkan pemerintah pusat melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI di Parit V, Kelurahan Tungkal II. Pasalnya, belakangan ditemukan tiga bangunan yang miring.

Hal ini dikatakan Ketua LSM Rapi Tanjabbar, Erham, kepada infotanjab.com, Kamis pagi.

"Saya sudah temui beberapa nelayan, dan mereka enggan menempati. Alasannya mereka khawatir bangunan itu rubuh, buktinya sudah ada yang miring," ujar Erham, meneruskan pernyataan nelayan.

Sebelumnya, ada satu unit yang dirubuhkan, lantaran bangunan tersebut sudah nyaris ambruk. "Berarti ada empat yang gagal, alias miring," kata Erham.

Alasan lainnya, nelayan enggan menempati 100 unit rumah nelayan tersebut, lantaran lokasi perumahan jauh dari bibir pantai. "Itu sama saja merugikan nelayan, soalnya perahu tidak masuk, sementara mereka harus tinggal disitu. Seandainya perahu mereka hilang, siapa yang tanggungjawab," timpal Erham.

Pada dasarnya, Nelayan bersyukur mendapat bantuan dari pusat, hanya saja perlu dilakukan evaluasi kembali terkait lokasi dan kontruksi bangunan yang akan dibuat.

"Saran saya, kedepannya, agar konsultan perencana melibatkan tim teknis dari lokal, seperti Dinas PU. Karena tim teknis di Tanjabbar lebih memahami struktur tanah di Tanjabbar, jangan ada lagi bangunan yang miring," kata Erham lagi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjabbar H Husaini mengaku hampir 200 nelayan yang sudah mendaftar untuk menempati rumah nelayan tersebut. Pihaknya masih melakukan seleksi, bagi calon penerima bantuan tersebut.

Soal lokasi, menurut Husaini, sudah tepat. Nelayan bisa menyesuaikan kondisi pasang surut saat menambatkan perahu di anak sungai Parit V.

"Kalau kita bangun di tepi sungai, tidak cocok, lantaran masuk jalur hijau. Dan dimana-mana, tidak ada perumahan nelayan di tepi laut," ujar Husaini belum lama ini.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

?TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang di

Advertorial

Memprihatinkan, Bupati Tanjabbar Bantu Pembangunan di Madrasah Syuhada UI Imam Desa Adi Purwa

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman di Desa Adi Purwa, Kecamata

Advertorial

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial


Advertisement