KUALATUNGKAL – Sekitar 200 warga Tebing Tinggi akhirnya menginap di Kantor DPRD. Hal ini dipicu belum adanya kesepakatan antara warga dan PT TML terkait sengketa lahan adat hingga Senin sore.
Sementara itu, DPRD Tanjabbar juga sepakat agar lahan tersebut dimitrakan dengan masyarakat, dengan sistem bagi hasil.
Helius, perwakilan warga dihubungi Senin malam membenarkan, jika warga masih bertahan di gedung DPRD Tanjabbar. Mereka akan bertahan sampai Selasa dan melanjutkan aksi di kantor Bupati Tanjabbar.
“Karena tidak ada kesepakatan kita akan nginap dan besok aksi di kantor Bupati,” tutur pria berkacamata ini Senin malam.
Dikatakan, lahan yang diklaim masyarakat seluas 7.700 hektare, sebagian besar sudah masuk dalam Hak Guna Usaha PT Tri Mitra Lestari. Lahan tersebut sudah ditanami sawit.
Masyarakat pada dasarnya tidak memaksa perusahaan mengembalikan lahan tersebut. “Kami hanya ingin bagi hasil, nanti sesuai kesepakatan. Tapi perusahaan tidak komitmen,” ujar Helius.
Ditambahkan Helius, di Kantor Bupati, massa akan mendesak Dinas Perkebunan dan Kehutanan Tanjabbar untuk mengecek kembali status tanah dan HGU PT TML yang dinilai bermasalah.
“Kita inginkan konflik ini diselesaikan secara arif. Pemerintah daerah juga jangan tinggal diam terkait masalah ini,” tambahnya.(*)
Editor: Andri Damanik
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/
JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H
TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan
TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai
TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma