KUALATUNGKAL – Dalam sehari, sampah dari warga di kota Kualatungkal yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Betara 10 mencapai 54 ton. Belakangan, petugas kebersihan yang berada dalam naungan Dinas Lingkungan Hidup hanya mengangkut 42 ton sampah setiap harinya. Diduga ada 12 ton sampah rumah tangga hilang, tidak terangkut oleh petugas kebersihan.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjabbar Suparjo saat ditemui infotanjab.com, Kamis sore, usai mengisi materi dalam sosialisasi perda Nomor 7 tahun 2018.
“Biasanya 54 ton sehari. Itu hitungan kita. Tapi belakangan tinggal 42 ton yang terangkut ke TPA. Sisanya gak tahu kemana, apa dibuang ke sungai atau di bawah kolong rumah,” kata Suparjo.
Kepastian menghilangnya sampah rumah tangga ini, Suparjo tak menjelaskan secara detail. Namun dia berkeinginan, masyarakat memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempat.
Dalam mencegah kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas pemukiman kumuh, Dinas Lingkungan Hidup memiliki andil mengantisipasi sampah di wilayah perkotaan. (*)
Editor : Tim Redaksi
Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun
TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna