Strategi Atasi Konflik Lahan sampai Memahami Hukum Adat Jambi


Minggu, 22 November 2020 - WIB - Dibaca: 1049 kali

Debat Publik ke-2 Cawagub Jambi di Swiss-Belhotel, Sabtu (21/11/20).(*/dok) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Dengan tenang, Abdullah Sani mampu memberikan pertanyaan dari moderator dalam Debat Publik Cawagub Jambi di Swiss-Belhote, Sabtu malam(21/11).

Masih banyaknya sejumlah konflik sosial (masyarakat dan perusahaan) yang belum teratasi di Provinsi Jambi, jika nantinya terpilih sebagai wakil gubernur Jambi, Abdullah Sani memiliki strategi.

Menjawab pertanyaan moderator, Abdullah Sani mengatakan, mengatasi konflik harus dimulai dari pembentukan tim terpadu. Dengan tim terpadu maka dapat memahami konflik. Sehingga data dapat digunakan didalam menyelesaikan konflik.

Dengan adanya tim terpadu maka dibutuhkan pendataan. Sehingga tidak merugikan masyarakat.

Dengan memperkuat tim terpadu dan penguatan data, Abdullah Sani meyakini konflik di Jambi dapat diselesaikan.

Setiap pertanyaan yang disampaikan ke Abdullah Sani, dia dapat menjawab secara singkat, padat dan tidak pernah bertele-tele. Sehingga tidak pernah kehabisan waktu untuk menjelaskan gagasannya.

Paham Hukum Adat Jambi

Ada yang menarik pengamatan selama debat kandidat Cawagub Jambi malam tadi. Di antara ketiga kandidat, hanya Abdullah Sani yang terlihat begitu paham dengan hukum adat Jambi.

"Seciap bak ayam. Sedenting bak logam. Adat bersendi syara’. Syara’ bersendikan kitabullah. Syara’ mengatokan. Adat memakai."

Itu adalah kata-kata yang menggambarkan pengetahuan Yai Sani –panggilan akrab Abdullah Sani- tentang Jambi dan hukum adat Jambi.

Sebagai tokoh agama, perjalanan panjang berbaur dengan masyarakat, Yai Sani begitu paham dengan Hukum Adat Jambi. Termasuk upaya implementasi di dalam program visi misi Jambi Mantap 2024.

Salah satu yang menjadi konsentrasinya adalah Kurikulum muatan lokal yang berisikan sejarah Jambi dan adat Jambi.

"Yai Sani tidak diragukan lagi kalau bicara tentang hukum adat Jambi. Ini yang menampakkan betapa Yai Sani orang tua yang pantas dituakan," kata Musri Nauli, Direktur Media dan Publikasi Haris-Sani.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement