Soal Jembatan Viral di Lokasi Kebun, Ini Kata Kades Kemuning


Senin, 21 Juli 2025 - 13:46:52 WIB - Dibaca: 461 kali

HALOSUMATERA.COM / HALOSUMATERA.COM

TANJAB BARAT – Pembangunan Jembatan Parit 2 RT 06 Desa Kemuning Kecamatan Bram Itam sempat viral, karena berlokasi di dekat kebun. Sejumlah pihak menuding proyek ini merupakan usulan dari Pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Tanjabbar.

Menanggapi hal tersebut, Kades Kemuning Abdul Ghani kepada halosumatera.com, Senin (21/7/25) mengatakan, bahwa jembatan itu memang pernah diusulkan masyarakat dua  tahun yang lalu.

Pembangunan jembatan tersebut, kata Abdul Ghani, sudah masuk dalam usulan  rencana kegiatan pembagunan desa/kelurahan (DU – RKP – DESA).

“Masyarakat memang banyak mengusulkan, baik jalan dan jembatan. Tapi yang dianggarkan tahun ini jembatan di RT 06,” ujar Abdul Ghani saat dihubungi halosumatera.com via telpon.

Apakah memang jembatan tersebut prioritas? Abdul Ghani tidak memastikan jika itu prioritas. “Kalau ditanya masyarakat memang prioritas, terutama bagi warga di RT 07, karena biar mudah akses ke masjid. Kalau warga RT 06, tidak begitu prioritas,” ujar Kades Kemuning.

Dikatakan dia, jembatan yang sedang dibangun tersebut memang berada di atas anak parit. Jembatan tersebut menghubungkan akses transportasi dari RT 06 menuju RT 07. Sedangkan jalan dari RT 06 ke RT 07 sebelumnya sudah dibangun, yang melewati areal kebun dan pemukiman masyarakat.

Dikatakan kades, jumlah warga di RT 06 Desa Kemuning, saat ini berjumlah 26 sampai 27 Kepala Keluarga (KK). Lokasi tersebut juga tak jauh dari areal perkebunan kelapa, pinang milik masyarakat.

“Dari lokasi bisa juga tembus ke parit I Desa Kemuning, jadi tidak lokasi kebun saja, ada juga masjid,” ungkap Kades.

Ditambahkan Abdul Ghani, saat ini di Desa Kemuning, persisnya RT 07, yang menjadi kebutuhan mendesak disamping infrastruktur jalan dan jembatan adalah galian parit, lantaran sering banjir saat musim pasang atau musim hujan.

“Kalau di lokasi yang dibangun jembatan RT 06 tidak ada banjir kalau air pasang, yang perlu galian parit di RT 07,” ungkapnya.(*/nik)

 

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement