Sepekan Terakhir Air Ledeng Stop, Ada Kebocoran Pipa di Senyerang dan Tebing Tinggi


Senin, 25 November 2019 - 13:40:21 WIB - Dibaca: 943 kali

Perbaikan Pipa Air Bersih di Desa Pembengis Beberap Waktu Lalu.(Dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Persoalan air bersih di Kualatungkal tak juga kunjung tuntas. Buktinya, dalam sepekan terakhir, distribusi air dari Tebing Tinggi ke Reservoir Parit Panting terhenti.

Informasi yang dihimpun infotanjab.com, ada kebocoran pipa di beberapa titik, diantaranya jalur Senyerang – Teluk Nilau, dan di Desa Adi Jaya, Jembatan Besi Kecamatan Tebing Tinggi.

Salah satu warga Jalan Panglima, RT 10, Kelurahan Tungkal III mengakui jika dalam seminggu terakhir air ledeng di rumahnya tidak mengalir.

Mau tidak mau, dia menggunakan air bor untuk kebutuhan sehari-hari. “Sudah seminggu gak hidup,” ujarnya.

Begitu juga Ilham, warga Jalan KH Dewantara, RT 11, Kelurahan Patunas, membenarkan jika dalam sepekan terakhir, air ledeng tidak mengalir ke rumahnya.
Sebelumnya, air mengalir pada aktu-aktu tertentu, yakni pada malam hari. “Itupun harus kita sedot pake mesin, baru airnya bisa mengalir,” ujarnya.

Dikatakan Ilham, untuk kebutuhan hari-hari dia terpaksa membeli air dari pengelola sasta, per drumnya Rp 7.000.

“Iya terpaksa beli air lah, nunggu air PDAM belum hidup,” tandasnya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar Suprayogi menilai program air bersih yang telah menyedot anggaran daerah ratusan miliar ini dinilai gagal.

Kata dia, sampai hari ini dirinya pesimis jika air bisa mengalir dari Tebing Tinggi ke Kualatungkal. “Ya kalau dibiarkan tentu mangkrak, kedepannya memang harus ditata ulang lagi. Disini ada kekeliruan mainset, terutama manajemen keuangannya dan perencanaan aal,” tandasnya.

Dikatakan Yogi, siang ini akan digelar rapat bersama dengan para penggiat LSM membahas kelangsungan program air bersih, dengan mengundang semua pihak yang terlibat.

“Kita akan bahas habis-habisan, dan bagaimana pertanggungjawaban dinas terkait, dalam hal ini Dinas PUPR Tanjabbar,” tutur mantan aktivis ini.

Hingga berita ini dipublish, belum ada penjelasan dari Kadis PUPR Tanjabbar Ir Andi Achmad Nuzul. Dihubungi via pesan WhatsApp, tidak ada jawaban, Senin (25/11).(*/nik)

Editor: It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement