Sepekan Terakhir Air Ledeng Stop, Ada Kebocoran Pipa di Senyerang dan Tebing Tinggi


Senin, 25 November 2019 - 13:40:21 WIB - Dibaca: 962 kali

Perbaikan Pipa Air Bersih di Desa Pembengis Beberap Waktu Lalu.(Dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Persoalan air bersih di Kualatungkal tak juga kunjung tuntas. Buktinya, dalam sepekan terakhir, distribusi air dari Tebing Tinggi ke Reservoir Parit Panting terhenti.

Informasi yang dihimpun infotanjab.com, ada kebocoran pipa di beberapa titik, diantaranya jalur Senyerang – Teluk Nilau, dan di Desa Adi Jaya, Jembatan Besi Kecamatan Tebing Tinggi.

Salah satu warga Jalan Panglima, RT 10, Kelurahan Tungkal III mengakui jika dalam seminggu terakhir air ledeng di rumahnya tidak mengalir.

Mau tidak mau, dia menggunakan air bor untuk kebutuhan sehari-hari. “Sudah seminggu gak hidup,” ujarnya.

Begitu juga Ilham, warga Jalan KH Dewantara, RT 11, Kelurahan Patunas, membenarkan jika dalam sepekan terakhir, air ledeng tidak mengalir ke rumahnya.
Sebelumnya, air mengalir pada aktu-aktu tertentu, yakni pada malam hari. “Itupun harus kita sedot pake mesin, baru airnya bisa mengalir,” ujarnya.

Dikatakan Ilham, untuk kebutuhan hari-hari dia terpaksa membeli air dari pengelola sasta, per drumnya Rp 7.000.

“Iya terpaksa beli air lah, nunggu air PDAM belum hidup,” tandasnya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar Suprayogi menilai program air bersih yang telah menyedot anggaran daerah ratusan miliar ini dinilai gagal.

Kata dia, sampai hari ini dirinya pesimis jika air bisa mengalir dari Tebing Tinggi ke Kualatungkal. “Ya kalau dibiarkan tentu mangkrak, kedepannya memang harus ditata ulang lagi. Disini ada kekeliruan mainset, terutama manajemen keuangannya dan perencanaan aal,” tandasnya.

Dikatakan Yogi, siang ini akan digelar rapat bersama dengan para penggiat LSM membahas kelangsungan program air bersih, dengan mengundang semua pihak yang terlibat.

“Kita akan bahas habis-habisan, dan bagaimana pertanggungjawaban dinas terkait, dalam hal ini Dinas PUPR Tanjabbar,” tutur mantan aktivis ini.

Hingga berita ini dipublish, belum ada penjelasan dari Kadis PUPR Tanjabbar Ir Andi Achmad Nuzul. Dihubungi via pesan WhatsApp, tidak ada jawaban, Senin (25/11).(*/nik)

Editor: It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement