KUALATUNGKAL – Proyek jalan setapak beton yang digelontorkan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi melalui DKP Kabupaten Tanjabbar tidak tepat sasaran. Pasalnya, jalan bernilai Rp 800 juta itu dibangun bukan di pemukiman nelayan.
Hal ini mendapat protes keras dari Ketua Fraksi Golkar, Syafrizal Lubis, dihubungi infotanjab.com, Jumat.
“Loh, kok bisa ada jalan setapak dari perikanan, dibangun bukan di areal pemukiman nelayan. Ini namanya program tak tepat sasaran,” kata Syafrizal.
Jalan setapak beton ini masih dalam pekerjaan rekanan, di Jalan Sejahtera V, RT 5, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir. Di lokasi ini, tak satupun ada nelayan yang berdomisili.
“Harusnya, proyek jalan setapak dari DKP ini kan peruntukkannya untuk daerah perkampungan nelayan. Kenapa bisa di dekat jalan bengkinang,” kata Ogek sapaan akrabnya.
Sementar itu, Husaini Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjabbar belum berhasil dikonfirmasi infotanjab.com. Dihubungi melalui ponselnya 0811741xxx terdengar nada tidak aktif. (*)
Editor : Andri Damanik
Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun
TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna