KUALATUNGKAL – Pelabuhan Lalulintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLSDP) Kualatungkal mampu memberikan retribusi bagi daerah. Dengan target Rp 40 juta per tahun, sampai pada triwulan kedua, tembus Rp 23 juta.
Hal ini disampaikan Kepala UPTD Pelabuhan Sungai N Manalu kepada infotanjab.com, Kamis siang.
Ada tiga pos utama yang menjadi sumber PAD Tanjabbar di Pelabuhan LLSDP Kualatungkal. Mulai dari uang masuk pelabuhan, uang gerobak dan uang tambat speed boad. Rata-rata, biayanya hanya Rp 1000.
“Ya kalau uang masuk Rp 1000 per penumpang, uang tambat speed Rp 1.000 – Rp 1.500. Uang gerobak juga Rp 1.000. Yang sulit menagihnya uang masuk ke pelabuhan,” ujar Manalu.
Pihaknya optimis, target PAD yang dibebankan ke Pelabuhan LLSDP Rp 40 juta per tahun bisa tercapai. Kedepannya, sumber lainnya seperti retribusi parkir akan dikenakan, agar PAD terus meningkat.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta