SENYERANG – Fahruddin dan Edi Waluyo harus gigit jari, lantaran merugi hingga Rp 136 juta. Pasalnya, material dermaga yang disuplai ke CV Spesia Sentra Desindo selaku perusahaan yang mengerjakan Dermaga Senyerang pada tahun lalu, belum lunas dibayar.
Tak tinggal diam, Fahruddin dan Edi telah melaporkan kasus ini ke Mapolsek Pengabuan pada 22 Juni lalu. Hanya saja belum ada titik terang dari kasus penipuan tersebut.
Untuk diketahui, Fahruddin dan Edi bekerja sama dengan pihak rekanan, dengan menyuplai material bangunan berupa pasir dan batu untuk pembangunan Dermaga Senyerang pada 2014 lalu. Material yang dibayar baru separuh, sisanya dijanjikan akan dibayar jika proyek selesai.
“Sampai sekarang belum ada kabar, janjinya selesai proyek dilunasi. Sisanya sekitar Rp 136 juta,” ujar Fahruddin.
Kata dia, tak hanya melaporkan ke Polsek, pihaknya juga telah mengadukan persoalan ini ke Dinas PU Tanjabbar bahkan sampai ke Bupati Tanjabbar.
Hal yang sama dituturkan Edi Waluyo. Dirinya merasa dirugikan karena biaya material bangunan belum dibayarkan rekanan.
"Kami merasa sangat dirugikan, tiap kali kita konsultasikan dengan rekanan selalu minta renggang waktu. terakhir katanya akan diselesaikan semuanya pada tanggal 15 Mei 2015, nyatanya sampai sekarang nihil. Yang kami tuntut sisa pembayaran dari total keseluruhanya sebesar Rp 136 juta,” jelas Edy.(*)
Penulis : Haidir
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta