BRAM ITAM – Buaya yang menerkam Abdul Karim akhirnya dibelah warga, disaksikan BKSDA Jambi, aparat desa, Camat Bram Itam dan pihak kepolisian. Pasalnya, warga meyakini, kedua potongan tangan korban ada di perut buaya.
“Awalnya pihak BKSDA Jambi ingin membawa buaya itu ke Jambi tapi warga dan pihak keluarga tetap ngotot untuk membelahnya. Setelah disepakati, akhirnya buaya itu dibelah sekitar pukul 15.30 tadi,” kata Camat Bram Itam, Dirwandi dikonfirmasi infotanjab.com, Sabtu sore.
Setelah dibelah, kedua tangan korban pun ditemukan dalam kondisi terpotong-potong. Begitu juga isi perut korban ditemukan di dalam perut buaya.
Sisa potongan tangan korban akhirnya dikuburkan. “Kita juga sudah panggil para alim ulama, jadi potongan tangan korban dikuburkan sore tadi,” jelas camat.
Sementara itu, buaya itu dibawa BKSDA ke Jambi sebagai barang bukti dan penyidikan lebih lanjut.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta