Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk-mabukan


Rabu, 10 Februari 2016 - 09:55:44 WIB - Dibaca: 3135 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

MUARASABAK – Di Kabupaten Tanjabtim,  obat batuk disalahgunakan remaja untuk  bahan penenang. Parahnya lagi, obat batuk Komix itu juga diracit dengan autan hanya untuk mabuk-mabukan.

Tak heran, jika bungkus komix ditemukan di tempat-tempat yang sering dijadikan tempat remaja berkumpul. Lebih dari itu, tumpukan komix juga sering ditemui di dalam perkebunan.

Informasi yang didapat, setelah mengkomsumsi komix dengan jumlah banyak, mereka akan nge-play layaknya orang yang telah mengkomsumsi narkotika.

Kabag Ops Polres Tanjabtim, Kompol Efi Rahmat, mengakui jika remaja di Tanjabtim sering melakukan mabuk komix. Hal itu, dibuktikan dengan seringnya ditemukan bungkus komix di tempat-tempat tertentu dengan jumlah banyak, oleh anggota kepolisian.

"Anggota patroli kita memang sering menemukan bungkus komix, itu katanya bisa memabukan," kata Efi Rahmat, Jumat (5/2).

Hanya saja, pihaknya belum menangkap tanggan, remaja yang sedang melakukan mabuk komix tersebut. Saat dilakukan patroli, remaja itu sudah melarikan diri.

“Makanya, saat dilakukan patroli hanya bungkus komix yang ditemukan. Tapi, berdasarkan informasi di lapangan, komix itu memang untuk mabuk, dengan cara mengkomsumsinya dalam jumlah banyak,” tandasnya.

Untuk itu, Kabag Ops juga meminta peran masyarakat dan orang tua, agar jangan ada lagi remaja yang menyalahgunakan obat batuk untuk mabuk-mabukan. Orang tua diminta untuk lebih mengawasi keluarga khususnya anak usia remaja.

"Kita juga nanti akan coba lakukan koordinasi dengan sekolah, agar memberikan pemahaman kepada peserta didik kita, karena memang kebanyakan yang menggunakan ini adalah anak sekolah," jelasnya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan Tanjabtim mengenai jual beli obat batuk tersebut. Artinya, pihaknya akan berupaya agar mabuk komix ini cepat dicegah.

"Ini harus dicegah secepatnya, makanya kita juga akan koordinasi dengan instansi terkait," tambahnya.

Sementara itu, Ijal salah satu pemilik toko kelontongan di Kecamatan Mendahara, mengaku jika memang ada remaja yang kerab membeli komix dengan jumlah banyak. Tapi, setelah mengetahui jika komix itu disalahgunakan dirinya tidak lagi melayani pembelian komix dengan jumlah banyak.

"Banyaklah (remaja) yang mau beli, tapi saya tidak kasih lagi," katanya.(*)

Penulis : Joni Hartanto

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement