Memprihatinkan, Begini Kondisi SDN 68 Kota Jambi Ini


Kamis, 07 Januari 2021 - WIB - Dibaca: 2016 kali

Kondisi SDN 68 Kota Jambi yang Berada di Kelurahan Legok Danau Sipin Memperihatinkan.(*/HS) / HALOSUMATERA.COM

KOTA JAMBI - Masih ada infrastruktur pendidikan di Kota Jambi yang sangat memprihatikan dan butuh perhatian khusus dari Pemerintah Kota setempat.

Seperti halnya kondisi sebagian ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) nomor 68 Kota Jambi.

Sebelum Pendemi Covid-19 melanda Jambi, sebagian peserta didik di sekolah yang beralamat di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin tersebut harus menjalani proses belajar dibangunan berkonstruksi kayu yang terlihat miris.

Kepala sekolah SD Negeri 68, Darmadi menuturkan, terdapat 4 ruang kelas yang rusak, semuanya berkonstruksi kayu. 4 ruang kelas tersebut digunakan untuk kegiatan belajar mengajar kelas 3 dan 4.

4 bangunan ruangan sekolah yang rusak tampak beratapkan seng tua, dinding dan lantai papanya juga tampak tak layak pakai.

Sebagian atap bangunan dan plafon sudah tampak bocor dan rusak, serta sebagian dindingnya juga sudah tampak rapuh dimakan usai.

Karena keterbatasan ruangan, 4 bangunan rusak itu tetap digunakan oleh pihak sekolah. Meski pihak sekolah telah berulang kali mengajukan pembangunan gedung sekolah kepada Pemerintah Kota Jambi, namun hingga kini belum ada respon.

Darmadi berharap ada perhatian dari pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pendidikan agar dapat membangun gedung permanen di Sekolah Dasar Negeri yang telah berusia 40 tahun tersebut.

"Kalau bisa semua gedung ini dipermanen semuanyalah. Karna melihat kondisi kayu yang ada inikan pada umumnya kayu yang lama,"kata Kepala SD Negeri 68, Kamis (07/01/21).

Hal yang lebih menghawatirkan, lanjut Darmadi ialah hilangnya puluhan tongkat tiang bangunan yang merupakan kayu bulian disekolahnya karna dicuri orang. 

Hilangnya tiang bangunan tersebut terjadi pada saat banjir melanda kota jambi di akhir tahun 2020 lalu. Saat ini untuk menjaga bangunan sekolah agar tidak ambruk pihak sekolah mengganti tongkat tiang bangunan yang hilang dengan kayu biasa, tentunya dengan tingkat ketahanan yang rendah.

"Nah itulah yang membuat saya khawatir. Tongkat bangunanya lebih dari 40 batang yang dicuri orang. Bahkan Tiang bangunan utamanya sendiri ada 3 batang yang dicuri orang. Semuanya kayu bulian,"jelasnya.

Darmadi Kembali menjelaskan, selain 4 ruang kelas yang mengalami kerusakan, Sekolah ini juga memiliki 4 ruang kelas berkonstruksi beton, 8 ruangan berkonstruksi kayu lainnya, terdiri dari 4 ruang kelas, satu ruang guru, Satu ruang perpustakaan, satu ruang kepala sekolah dan satu ruang pelayan sekolah.

Disekolah ini terdapat 7 guru PNS dan 11 Tenaga Honorer yang terdiri dari Guru, TU dan Pelayanan sekolah, Sekolah ini memiliki 12 rombel dangan

230 orang peserta didik, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. (Tim Redaksi)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k

Advertorial

Wabup Katamso Dampingi Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah Konsolidasi untuk Warga Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan

Advertorial

Bupati Tanjabbar Pantau Langsung TKA 2026 Tingkat SMP, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah

Advertorial


Advertisement