HALOSUMATERA.COM- Bertahun tahun Fa Kendong, nenek berusia 70 tahun ini hidup seorang diri mendiami gubuk yang tak layak huni.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan makan, sehari-hari Fa Kendong bekerja mengambil upah menyayat atau memperbaiki jaring ikan yang rusak.
Gubuk tua peninggalan almarhum sang suami menjadi tempat berteduh, warga Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi ini.
Di gubuk yang dindingnya sudah tampak bolong bolong tersebut, Fa Kendong juga tidak ditemani siapapun, alias hidup sendiri.
Usia yang sudah renta membuat pandanganya pun tidak begitu jelas, sehingga tidak jarang tangannya pun terkena sayatan dari pisau yang digunakanya untuk menyayat atau memperbaiki jaring ikan yang rusak.
Satu bantalan jaring ikan yang sudah disayat dan dipisahkan dari yang robek di hargai 4 ribu rupiah. Dalam satu hari Fa Kendong mampu menyayat 10 bantalan jaring ikan dengan upah 40 ribu rupiah.
Meski kondisi rumahnya berkontruksi kayu sudah terjadi kelapukan dimana-mana, dirinya masih tetap ingin bertahan di rumahnya sendiri dan tidak mau menyusahkan atau ikut tinggal dengan anak-anaknya.
Rumah yang ditempati Fa Kendong merupakan salah satu peninggalan almarhum suaminya, alasan itu lah yang membuat kenapa Fa Kendong masih tetap ingin bertahan di rumahnya sendiri, meski kondisinya sudah sangat memperihatinkan.(*)
Pewarta: Eko Wijaya
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta