Kondisi Bangunan Madrasah di Kualabetara Ini Memprihatinkan


Selasa, 15 Februari 2022 - 23:23:38 WIB - Dibaca: 1564 kali

Madrasah Diniyah Awaliyah Hidayatul Islamiyah yang berada di Parit VIII, RT 02, Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara, Tanjabbar memprihatinkan.(*/HS) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR (HS) – Sarana pendidikan menjadi faktor peningkatan Sumber Daya Manusia. Sayangnya, masih ada sekolah di desa terpencil, tepatnya di Parit VIII, RT 02, Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara, Tanjabbar dengan kondisi bangunan memprihatinkan.

Pantuan di lapangan, Selasa 15 Februari 2021, sekolah dengan bangunan kayu itu, dindingnya sebagian jebol. Di dalam ruangan, sebagian besar tidak berplafon (dek,red).

Ternyata, Madrasah Diniyah Awaliyah Hidayatul Islamiyah ini, sejak dibangun lebih sepuluh tahun lalu, belum tersentuh perbaikan.

Salah satu guru honorer Madrasah Diniyah, Muslim,  yang ditemui awak media di lokasi, mengatakan, kondisi bangunan kelas bisa dibilang tidak layak untuk ditempati.

"Anak-anak juga kasian pada saat proses belajar mengajar ada yang tertimpa bangunan yang diatas, seperti kayu plafon dek yang sudah tidak layak," Kata Muslim ditemui usai mengajar.

Muslim mengaku prihatin, apalagi sekolah tersebut tempat anak-anak belajar agama. “ Madrasah ini terkait masalah pendidikan agama, mungkin kalau tidak ada kaitan masalah pendidikan agama tidak begitu sedih nian lah,” ucap Muslim.

Terpisah, tokoh masyarakat di RT 03, Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjabbar, M Ridwan juga tak menampik kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan.

Kendati demikian, semangat murid-murid untuk belajar di madrasah tersebut tak pernah kendur.

"Kondisinya sangatlah tidak layak lagi jika diperhatikan dari segi bangunannya, mulai dari dinding berlubang, lantainya banyak yang berlobang, serta meja belajar pun sudah banyak yang rusak berat," ujarnya.

Ridwan khawatir, kondisi bangunan yang lapuk membahayakan tenaga pengajar dan murid-murid saat belajar. “ Terkadang ada yang terjatuh, ada juga yang tertimpa oleh bangunan seperti plafon dek atas lepas,” sambungnya.

Dikatakan Ridwan, sejauh ini belum sama sekali ada bantuan dari pihak terkait, khususnya dari Kementerian Agama Kabupaten Tanjabbar, terkait perehaban bangunan madrasah tersebut.

“Kami sudah pernah mengajukan bantuan ke pihak Desa Dataran Pinang, tapi terkendala tentang petunjuk tekhni nya itu tidak ada dalam Anggaran Dana Desa. Masalahnya madrasah tersebut dalam naungan Kementerian Agama Tanjabbar," tukasnya.

Ridwan berharap, pemerintah setempat khususnya Kementerian Agama Kabupaten Tanjabbar dapat mengucurkan anggaran untuk perbaikan Madrasah Diniyah tersebut. “ Karena kondisinya sangatlah memprihatinkan sekali sekarang ini,” pungkasnya.(*/put/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement