KUALATUNGKAL – Sejumlah warga di Kabupaten Tanjabbar khawatir Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dihelat Desember mendatang bakal tertunda. Pasalnya, sejumlah bakal calon bupati belum menunjukkan keseriusannya untuk memperebutkan kursi BH 1 EZ.
Catatan Infotanjab.com, hanya Safrial yang terlihat sungguh-sungguh mengikuti perhelatan demokrasi pada Desember mendatang. Tim dari kabupaten hingga ke desa-desa sudah terbentuk.
Sementara figur lainnya, seperti Mukhlis M Si dan Mukri masih terlihat ragu. Mukhlis malah mengikuti tes Pejabat Eselon I di Kementerian Desa, Perbaikan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Dia juga masih terlihat ragu, apakah memilih untuk maju sebagai calon bupati atau melanjutkan kariernya di Kementerian Desa.
“Semuanya sedang berproses, kita tunggu saja sampai bulan depan. Karena kita masih menunggu keputusan MK terkait aturan PNS yang ikut pilkada,” ujar Mukhlis baru-baru ini dikonfirmasi infotanjab.com.
Sedangkan Mukri, Kadispenda Tanjabbar sedikit mengalami kendala, lantaran belum satupun partai politik yang condong untuk mengusungnya maju Pilkada mendatang.
Namun, hal ini dibantah Kordinator Tim Relawan Mukri, Aan. Kata Aan, bakal calon bupati itu sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol. Dia juga membantah, Mukri mengumpulkan KTP untuk maju melalui jalur independen.
Di pihak lain, sejumlah parpol juga malah menjagokan kader dari internal, sepertihalnya Partai Gerindra dan PAN.Gerindra dikabarkan mengutus kader sendiri, yakni Faisal Riza dan Muhammadiyah. Sedangkan PAN, muncul nama Suhatmeri SH yang dijagokan untuk maju pada Pilbup mendatang.
Salah satu Pemerhati Politik Tanjabbar, Mardan Hasibuan, mengaku khawatir jika Pilkada tahun ini akan tertunda. Menurut dia, sejauh ini sangat minim figur yang serius untuk maju pada bursa pilkada mendatang.
“Kabupaten sebesar ini sangat minim figur yang serius maju Pilkada. Ini sangat disayangkan. Saya melihat baru satu kandidat yang serius maju,” kata Mardan.
Mardan meminta kepada sejumlah parpol untuk menunjukkan eksistensinya dalam memilih kader-kader potensial pada perhelatan demokrasi Desember mendatang.
“Kalau sampai Pilkada tertunda saya pastikan, demokrasi di Tanjabbar dianggap gagal,” tutur pria berdarah Batak ini.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R