ZURIAH SYEKH PAKU HAJI BANTEN

Keluarga dan Warga Pudak Gelar Haul Syech Raden Abdul Syafi, Bakal Jadi Agenda Tahunan


Senin, 07 Juli 2025 - 16:49:14 WIB - Dibaca: 456 kali

Keturunan langsung dari Buyut Ranggo atau Raden Abdul Syafi' atau Datuk Ranggo, leluhur atau pendiri desa Pudak kecamatan Kumpeh Ulu melakukan doa bersama, Senin 7 Juli 2025. / HALOSUMATERA.COM

MUARO JAMBI - Ratusan orang berkumpul di area pemakaman Desa Pudak pada Senin (7/7/25). Mereka yang berkumpul tersebut adalah keturunan langsung dari Buyut Ranggo atau Raden Abdul Syafi' atau Datuk Ranggo, leluhur atau pendiri desa Pudak kecamatan Kumpeh Ulu.

Mereka berkumpul bersama warga Desa Pudak, ada juga Pemdes Pudak, juga tamu undangan yakni Kapolsek Kumpeh Ulu, pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kumpeh Ulu, dan juga Babinsa serta Bhabinkamtibmas Desa Pudak.

Mereka berkumpul dalam rangka peringatan atau Haul Syech Raden Abdul Syafi' atau lebih dikenal dengan Datuk Ranggo atau Pesirah Ranggo Syafi'. Bersama-sama mengirimkan doa dan munajat kepada Allah SWT.

"Alhamdulillah acara ini berlangsung sukses dan dihadiri oleh semua keturunan dari Buyut atau datuk kito, Datuk Ranggo. Ini akan menjadi tonggak sejarah untuk selalu dikenang dan diingat oleh anak cucu kita nanti," kata Kepala Desa Pudak Aminto.

Melihat animo yang tinggi, kata Aminto, beliau berkeinginan agar kegiatan Haul ini menjadi agenda tahunan dari pemerintah Desa Pudak ke depan.

"Ini akan menjadi agenda tahunan kita di desa Pudak. Insya Allah tahun depan akan kita laksanakan lebih baik lagi dari ini. Pemerintah Desa akan mendukung penuh karena melalui Haul ini bisa meningkatkan tali silaturahmi kita dan menambah kebersamaan dan kekompakan kita," kata Aminto.

Terlepas dari itu semua, kata Aminto, beliau berharap ini bukan hanya sekedar seremonial belaka. "Saya berharap ada output-nya, ada output positif dari kegiatan ini. Selain silaturahmi yang bisa terjalin, bisa juga meningkatkan kesadaran kita akan sejarah dari berdirinya desa kita ini dan selalu mengenang jasa-jasa para pendahulu kita dengan mengirimkan doa dan bermunajat kepada Allah untuk keselamatan desa kita," kata Aminto.

Senada, salah satu keturunan langsung dari Syech Raden Muhammad Syafi', Mas Roni menyampaikan terima kasih yang tak terhingga. Baik kepada pemerintah Desa maupun warga desa Pudak dan para kerabat yang telah membantu hingga kegiatan ini bisa berlangsung penuh khidmat.

"Terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan. Agar sejarah ini tak pernah hilang dan terus diingat hingga ke anak cucu kita nanti," kata Mas Roni singkat.

Dalam kegiatan Haul tersebut, tokoh masyarakat setempat juga mengulik sedikit cerita sejarah tentang Datuk Ranggo yang didapat dari berbagai literasi, berbagai cara dan interaksi. Diketahui, Datuk Ranggo bernama asli Syech Raden Abdul Syafi' merupakan anak dariĀ  Syeh Raden Abdullah Rahman. Dan memiliki kakek yakni Datuk Syech Paku Haji. Beliau lahir di Banten pada tahun 1825 Masehi /1240 H. Datuk meninggal di Pudak pada tahun 1902 Masehi /1319 H.

Datuk Ranggo memiliki dua orang istri. Istri pertama bernama Nyai Menda dan istri kedua bernama Siti Ayu Kumala.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement