TANJABBAR (HS) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kabupaten Tanjabbar angkat bicara soal aksi mogok dokter spesialis di RSD Daud Arif Kualatungkal.
Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tanjab Barat Hamka berharap pihak terkait untuk professional menyelesaikan persoalan ini.
YLKI Tanjab Barat sesalkan kinerja pihak RSUD KH Daud Arif dan meminta pihak Kepolisian dan inspektorat untuk mengusut perkara ini.
Hamka menduga, adanya indikasi penggelapan dana jasa medis para dokter spesialis di RS Daud Arif Kualatungkal.
"Ya sepertinya ada indikasi penggelapan dana di RSUD KH Daud Arif. Mogok kerja-kan merupakan hak dokter namun jangan sampai hak publik untuk mendapatkan pelayanan terganggu terlebih menyangkut keselamatan jiwa manusia," ucap Hamka.
Hamka juga menilai, aksi mogok ini juga dipicu komunikasi antara manajemen RSUD dengan para dokter yang kurang baik, sehingga berdampak pada pelayanan pasien.
"Komunikasi antara Manajemen RSUD dengan para dokter yang kurang baik cenderung mengesampingkan hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," lanjut Hamka.
Hamka juga menyebutkan, cara dokter dalam menyampaikan aspirasi terkesan tidak intelektual, malah menyebabkan kepentingan pasien dikesampingkan.
"Para Dokter selaku kaum Intelektual seharusnya punya cara yang lebih elegan untuk menyampaikan aspirasinya dan membangun komunikasi yang tepat untuk mencapai solusi, bukan dengan melakukan aksi mogok kerja. Karena hal itu juga melanggar Kode Etik dan sumpah dokter yang mengutamakan kepentingan masyarakat (pasien)," jelas Hamka.
Melihat dari permasalahan yang terjadi, Hamka berharap jangan ada lagi aksi mogok kerja atau hal lain yang mengganggu pelayanan publik.
"YLKI juga berharap jangan lagi keluar bahasa mogok kerja karena tidak sesuai dan melanggar hak-hak pasien dan juga kode etik kedokteran. YLKI menyarankan kepada para dokter dan tenaga kesehatan lainnya dan juga bagi masyarakat yang merasa haknya tidak terpenuhi/dirugikan untuk langsung melaporkan kejadian-kejadian seperti ini ke pihak yang berwajib" tutup Hamka. (*)
Pewarta: Kaka
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/
JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H
TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan
TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai
TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma