SENYERANG – Harga pinang di Kecamatan Senyerang anjlok dari biasanya. Harga jual petani di kisaran Rp 15.500 per kilogram. Dari pengumpul, pinang yang telah dikeringkan, dijual lagi kepada penampung, seharga Rp 17 ribu per kilogram.
Sebagaimana pengakuan Sahmad, pengusaha pinang di Kecamatan Senyerang. Dia membeli pinang dari petani kemudian dijual lagi ke penampung besar.
Disamping itu, produksi pinang juga merosot. Biasanya, Sahmad mampu mengumpulkan 500 kilo pinang sehari, namun kini hanya 100 kilo.
“Waktu pinang lagi mahal, sehari itu bisa dapat 500 kilogram,” ujar Sahmad.
Kendala lainnya, harga pinang di Senyerang dipengaruhi dengan kondisi cuaca. Apalagi, infrastruktur di Kecamatan Senyerang belum seluruhnya mulus. Sebagian petani terpaksa mengangkut pinang melalui jalur sungai.
“Kalau jalan bagus, tentu biaya tidak terlalu besar untuk mengangkut pinang dari darat. Hargapun bisa stabil,” kata dia.(*)
Penulis : Haidir
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/
JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H
TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan
TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai
TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma