Dua Warga yang Tenggelam di Sungai Pengabuan Siang Tadi Belum Ditemukan


Kamis, 30 November 2017 - 22:45:02 WIB - Dibaca: 2729 kali

Lokasi Tenggelamnya Warga Pengabuan Kamis Siang (30/11).(ist/IT) / HALOSUMATERA.COM

PENGABUAN - Dua warga yang tenggelam di Sungai Pengabuan persisnya di Parit Galuh Desa Parit Bilal Kecamatan Pengabuan hingga malam ini masih dalam pencarian warga dan aparat kepolisian.

Dua dari tiga penumpang ketek yang tenggelam di perairan Sungai Pengabuan sekitar pukul 11.30 Web, Kamis (30/11) diketahui bernama Markamah Binti Sahroni (50) warga RT 05 Parit Galuh Desa Parit Bilal Kecamatan Pengabuan dan Mustofa Bin Muhsobari (37) warga Dusun Parit Pancasila Desa Suak Samin Kecamatan Pengabuan.

Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, S.IK melalui Kapolsek Pengabuan Iptu Agus A Purba SH dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa itu.

“Iya, satu penumpang selamat, sementara Markamah dan Mustofa belum ditemukan. Kejadian ini secara lisan telah dilaporkan ke BPBD Kabupaten Tanjab Barat,” ungkap Iptu Agus A Purba, Kamis (30/11) malam.

Kapolsek menjelaskan Pompong yang ditumpangi Markamah dan anaknya Toha serta adik ipar Toha bernama Mustofa berangkat dari Parit Galuh Desa Parit Bilal menuju ke ladang di Parit Geluntung Desa Pasar Senin, dengan menggunakan pompong mesin robin (ketek) kecil. Sampai di tengah Sungai depan Kuala Parit Galuh Ketek terbalik dihantam arus deras.

Menurut Kapolsek, saat kejadian debit air Sungai Pengabuan naik disertai angin kencang dan gelombang. Pompong oleng dan mengakibatkan penumpangnya tenggelam.

Naasnya, barang muatan pompong tersebut tidak ada yang bisa dijadikan pelampung, sehingga saat tenggelam, penumpang yang diduga tak pandai berenang langsung ikut tenggelam.

"Hingga saat ini Polsek Pengabuan bersama Babinsa Teluk Nilau serta masyarakat masih berusaha mencari korban yang belum ditemukan dengan cara menyisir dengan menggunakan randis speed boat Polsek, di sekitar perairan sungai pengabuan," tukasnya.

Sementara itu, keterangan warga, Iwan, pompong yang tenggelam ditemukan hanyut di Parit 10, Pasar Senin. Barang bawaan korban berupa batang pinang dan atap daun pun turut tenggelam.

"Pencarian akan terus kami lakukan hingga malam hari, " kata Iwan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanjabbar Ir Erwin dihubungi via ponselnya malam ini tidak ada jawaban.(*/Fendy/haidir)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement