EDITORIAL INFOTANJAB - ROBINSON SIMANJUNTAK

Dewan yang Dulu Beda dengan Dewan Sekarang


Senin, 09 Maret 2015 - 19:56:33 WIB - Dibaca: 2658 kali

Anggota DPRD Kabupaten Tanjabbar (dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

BEBERAPA surat kabar daerah dan media online menyoroti perjalanan Dinas kunjungan kerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjab Barat keluar daerah Provinsi Jambi yakni, NTB, Bali, Pekan Baru dan Kepri pada minggu kedua November 2014. Dalam kunjungan kerja ini beberapa kepala SKPD diikutsertakan.

Sorotan kunjungan kerja dewan terhormat itu menggunakan uang rakyat melalui dana APBD. Entah berapa kali dalam setahun, para wakil rakyat ini melakukan kunjungan kerja. Ada yang namanya orientasi, Bintek, Pertukaran informasi dan pengkajian antar daerah, belum termasuk kunjungan kerja ke dapil masing-masing.

Berbeda dengan Anggota DPRD pada periode bergulirnya reformasi hingga 2004 lalu, kunjungan kerja hanya satu kali keluar Provinsi Jambi, yang namanya studi banding dan kunjungan Reses ke Kecamatan dua kali dalam satu tahun anggaran.

Dari penuturan Sekwan Tanjabbar beberapa lalu, bahwa anggaran perjalanan dinas anggota DPRD tahun 2014 berkisar Rp 4 miliar. Dia mengatakan, anggaran perjalanan dinas dewan tidak ada peningkatan beberapa tahun terakhir. Namun pernyataan sekwan itu, tidak diperkuat dengan data yang tercantum dalam plafon anggaran anggota dewan.

Menurut hemat kami, kunjungan kerja dewan terhormat yang lebih dari satu kali keluar daerah Jambi sudah tentu memberikan kontribusi bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Tanjab Barat.

Harapannya, ada peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun kita sendiri belum merasakan hasil pembangunan dari kunjungan dewan itu. Buktinya, listrik masih sering padam, Rumah Sakit Jantung di Terjun Jaya, Desa Pematang Lumut, pembangunannya Menelan Milyaran Rupiah itu hanya difungsikan untuk UGD. Belum ada perjuangan wakil rakyat yang mementingkan kepentingan rakyatnya.

Begitu juga soal air bersih yang menjadi PR bagi Pemerintah Kabupaten Tanjabbar. Uniknya, setiap Bupati yang memimpin di daerah ini menggelontorkan program pembangunan air Bersih namun sampai saat ini, masyarakat Kualatungkal belum menikmati air bersih yang layak, apalagi untuk keperluan minum dan memasak.

Terakhir kita ketahui Pembangunan Intek Air Bersih Multiyears Tahun 2008-2010 menelan dana Rp 250 milyar lebih lebih hingga saat ini tidak terealisasi, bahkan mega proyek ini ditangani penegak hukum.

Beberapa catatan diatas, harusnya disikapi oleh wakil rakyat. Sudah sepantasnya, para anggota parlemen ini memerhatikan, memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat sesuai fungsinya sebagai Legislasi, anggaran dan pengawasan.

Kita harapkan, di masa mendatang para anggota dewan terhormat periode 2014-2019 yang berjumlah 35 orang itu berperan aktif terhadap proses pelaksanaan pembangunan di Daerah ini dan Menperjuangkan Aspirasi Masyarakat.(*)





Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k

Advertorial

Wabup Katamso Dampingi Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah Konsolidasi untuk Warga Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan

Advertorial

Bupati Tanjabbar Pantau Langsung TKA 2026 Tingkat SMP, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah

Advertorial


Advertisement