Catatan Walhi Jambi di Hari Tani Nasional Tahun 2022


Minggu, 25 September 2022 - 15:39:10 WIB - Dibaca: 1410 kali

Konferensi Pers Walhi Jambi dalam momentum peringati Hari Tani Nasional (HTN) tahun 2022, Sabtu 24 September 2022.(*/danu) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI|HALOSUMATERA – Memperingati Hari Tani Nasional (HTN) yang jatuh pada 24 September 2022, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Jambi menyuarakan sederet konflik lahan yang belum terselesaikan. Setidaknya ada 17 desa dampingan Walhi Jambi yang masih bersengketa dengan perusahaan, baik sektor perkebunan maupun kehutanan.

Demikian disampaikan Direktur Walhi Jambi Abdullah saat temu pers di Sekretariat Kantor Walhi Jambi, Sabtu sore (24/9/22).

Dalam paparannya, Abdullah menuturkan, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menangani kasus dan konflik agraria yang terjadi di Provinsi Jambi.

Provinsi Jambi berdasarkan data yang diolah pihaknya adalah Provinsi dengan jumlah konflik agraria tertinggi kedua di Indonesia.

"Di Jambi ini konflik agrarianya tertinggi kedua, ada sekitar 156 konflik yang belum terselesaikan," kata Abdullah dalam Konferensi Pers Peringatan Hari Tani Nasional 2022,  Sabtu (24/9/2022) siang.

Pada momentum tersebut, Abdullah juga menegaskan jika Walhi akan segera menggelar Rapat Umum Daerah pada Senin (26/9/22) mendatang. Beberapa pihak yang telah diundang diantaranya adalah Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Kapolda, Danrem, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Perhutanan, Kakanwil ATR/BPN Provinsi Jambi dan ESDM.

"Kita mengajak mereka duduk bersama dalam Rapat Umum Daerah ini, harapannya adalah masyarakat mendengar apa yang menjadi komitmen mereka dalam penyelesaian konflik yang ada di Jambi," tegas Abdullah.

Untuk diketahui, Abdullah menyampaikan jika ada 17 Desa yang akan hadir pada agenda Rapat Umum Daerah, dengan estimasi massa mencapai 1.000 orang.

Disebutkan Abdullah, Tanggal 24 September merupakan hari yang bersejarah bagi kaum tani Indonesia. Pada tahun 1960 dengan lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) menjadikan tonggak berdirinya hari tani nasional sebagai awal dari gerakan perjuangan kaum tani Indonesia.

UUPA 1960 dijadikan dasar hukum penataan kekayaan Agraria Nasional dan UUPA merupakan perwujudkan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasa 33 Ayat (3) yang berbunyi, "Bumi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”.

Seluas 53,4 Juta hektar penguasaan tanah Indonesia didominasi oleh usaha-usaha di sektor logging, kebun kayu, sawit dan tambang. Dari keseluruhan penguasaan tersebut izin dipegang oleh perusahaan swasta dan BUMN.

Berdasarkan data  WALHI Jambi, Provinsi Jambi adalah provinsi dengan konflik agraria tertinggi ke 2 se-Indonesia dengan jumlah  peristiwa konflik agraria masih diangka 156 konflik yang belum terselesaikan. (*/danu/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement