KUALATUNGKAL - Badan Penanggulanan Bencana dan Kebakaran (BPBK) Kabupaten Tanjabbar berencana membangun sumur hydrant di lokasi yang sulit dilalui armada dan jauh dari sumber air.
Saefuddin, Kepala BPBK dihubungi infotanjab.com, Minggu siang mengatakan, saat ini ada 30 titik sumur hydrant yang tersebar di Kualatungkal dan Teluk Nilau. Dengan rincian, 25 titik di Kualatungkal dan lima titik di Teluk Nilau.
Diprioritaskannya dua daerah ini, lantaran kedua wilayah tersebut rawan terjadi kebakaran dan padat pemukiman.
Kedepannya, pihaknya berencana mengajukan sumur hydrant seperti di Desa Sialang dan daerah lainnya yang sulit diakses dengan armada.
“Memang ada rencana, tapi untuk tahun ini memang tidak ada pembangunan sumur hydrant,” jelas dia.(*)
Editor: Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta