BNNK Tanjabtim Tangkap Nelayan yang juga Pengedar Sabu di Tungkal


Selasa, 17 November 2020 - WIB - Dibaca: 1388 kali

Nelayan yang juga Pengedar Sabu Ditangkap BNNK Tanjabtim di Lorong Maut Kualatungkal, Senin Lalu. / HALOSUMATERA.COM

TANJABTIM (halosumatera.com) - Seorang pria yang diduga pengendar narkotika jenis sabu ditangkap jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanjung Jabung Timur di Kualatungkal, Senin pekan lalu (9/11).

Pria ini bernama Indra Japri (37) warga Lorong Maut, RT 05, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini ditangkap jajaran BNNK Tanjabtim di kediamannya.

Nelayan yang diduga nyambi berjualan sabu tersebut harus berurusan dengan pihak BNN lantaran diduga bermain main dengan narkoba.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas BNNK Tanjabtim menemukan barang bukti diduga sabu sebanyak 10 paket kecil, per satu paketnya akan diedarkan tersangka seharga Rp 200 ribu.

"Sebanyak 10 paket. Dan rencananya menurut keterangan dari tersangka, paket paket ini akan di jual di edarkan kepada orang lain,"kata Kasi Pemberantasan BNNK Tanjabtim, AKP Gunawan saat menggelar jumpa pers di Kantor BNNK Tanjabtim, Selasa (17/11/20) siang.

Selain sabu, petugas juga berhasil menyita barang bukti lainnya, berupa satu buah plastik klip bening kosong, satu buah kotak rokok, satu buah sendok takar yang terbuat dari pipet plastik, uang tunai sebesar Rp 250 ribu rupiah dan satu buah Handphone merek OPPO.

Dijelaskannya, tersangka Indra mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari pelaku berinisial G yang saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh BNNK Tanjabtim, diketahui G yang tinggal satu RT dengan tersangka Indra ini mengutus anak buahnya berinisial A untuk mengantarkan BB sabu kepada tersangka Indra.

Berdasarkan keterangan dari tersangka Indra, barang bukti narkoba diduga kuat berasal dari jaringan lapas dari luar provinsi Jambi yakni Tembilahan.

Selain melakukan pengembangan kasus, BNNK Tanjabtim hingga kini mesih mendalami dugaan pengendali peredaran narkoba dari jaringan lapas di wilayah Tembilahan tersebut.

"Jadi untuk sementara ini dari keterangan TSK, berhubungan dengan ini barang bukti didapatkan dari lapas. Kebetulan lapas yang berada di luar Provinsi Jambi, yakni di Tembilahan,"jelas AKP Gunawan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Indra dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 Undang undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 20 tahun.

"Sehingga terhadap tersangka kita jerat kita kenakan pasal 114 dan 112 UU N 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun,"tukas Gunawan.(*)

Pewarta: Eko Wijaya




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement