Begini Penjelasan Polisi terkait Mobil Triton yang Terbakar di SP 1, Desa Cinta Damai


Jumat, 20 November 2020 - WIB - Dibaca: 1537 kali

Mobil Triton Terbakar. Foto ini Viral di Jejaring Sosial, Kamis malam (19/11). / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR - Mobil Triton diduga bermuatan minyak ilegal terbakar di SP 1, Desa Cinta Damai Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar). Foto insiden ini diunggah di akun facebook (FB) atas nama Hamdi Zakaria yang telah mendapatkan komentar sekitar 14 kali.

Dalam unggahan itu, Hamdi Zakaria menyebutkan jika mobil Triton tersebut milik salah satu kontraktor. Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh siapa kontraktor yang ia maksud dalam postingan itu. "Edisi hari ini... diduga armada milik salah seorang kontraktor bermuatan minyak ilegal hangus terbakar,"katanya.

Kemudian postingan tersebut direspon oleh netizen, sempat menanyakan lokasi kejadian tersebut. "Dimano TKP kando?, tanya akun Facebook atas nama Supendri Tsn.

Dijawab oleh akun yang menggugah akun tersebut, jika kejadian itu berada di SP1 Merlung, Kabupaten Tanjabar. "Lokasi SP 1 Merlung Do,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) membantah unggahan Facebook Hamdi Zakaria yang menyebutkan mobil bermuatan minyak Ilegal terbakar

"Itu kejadian bukan di Merlung, itu di Cinta Damai SP 1 Kecamatan Renah Mendaluh,"kata Kapolsek Merlung AKP Hardianto, Kamis (19/11/2020).

Hardianto menegaskan hal itu bukan minyak Ilegal tetapi minyak solar yang resmi yang digunakan untuk alat berat yang tengah mengerjakan replanting di lokasi itu. "Enak nian kalau minyak, itu minyak solar. Itu orang mengerjakan replanting, itu mau melangsir minyak ke lokasi kerja,"ujarnya kepada wartawan.

Namun, saat mobil tersebut ditengah dipanasi saat itu terjadi seperti konsleting arus listrik pada mobil yang mengakibatkan terjadinya kebakaran. Beruntung dalam kejadian itu tidak memakan korban. "Jadi dipanasi mobilnya tapi malah ada kayak konsleting,"ucapnya.

Bahkan, pihak yang memiliki mobil itu telah melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Merlung. Namun, laporan belum bisa di proses karena mati lampu di Merlung. "Sudah datang tadi buat laporan, kejadianya kemarin Rabu (18/11/2020),"ujarnya.

Bahkan, dia menegaskan tim nya sudah melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan hal itu. "Kita sudah cek juga ke Lokasi."tandasnya. (*/ek/HS)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement