DAMBAKAN AIR BERSIH

12 Tahun Terakhir, Lebih Setengah Triliun Anggaran Air Bersih di Tanjabbar


Minggu, 06 Mei 2018 - 11:26:42 WIB - Dibaca: 1556 kali

Pembangunan Intake Tebing Tinggi.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Air bersih menjadi kebutuhan dasar dan sejak dulu menjadi idaman warga Kabupaten Tanjab Barat. Tak tanggung-tanggung, dalam 12 tahun terakhir, cost pembangunan instalasi air bersih di wilayah pantai timur ini menelan dana lebih dari setengah triliun rupiah. Warga berharap, dengan pembiayaan proyek raksasa menggunakan APBD ini, air bersih bisa mengalir ke rumah warga, dari wilayah ulu hingga ke wilayah Ilir.

Kepala PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian kepada infotanjab.com, Minggu pagi, optimis, pada tahun ini instalasi jaringan air bersih dari wilayah Tebing Tinggi dan Kualatungkal bisa dikonekkan.

“Nanti yang dikonekkan itu pipa yang simpang teluk terus diarahkan ke instalasi yang Bram Itam, terus dialirkan ke dalam kota. Sumber baku yang dipakai tetap dari Teluk Pengkah, Tebing Tinggi,” kata Ustayadi.

Dikatakan Ustayadi, pihaknya hanya menerima dan mengoperasionalkan instalasi air bersih yang dibangun Dinas PUPR. Untuk instalasi yang baru dibangun di Tebing Tinggi, diakui Yadi belum diserahterimakan ke PDAM.

“Untuk wilayah Tebing Tinggi, baru sekitar 300 sambungan rumah yang terpasang, dari perencanaan 500 sambungan. Intake di Tebing Tinggi belum diserahterimakan ke PDAM, kendati demikian sudah banyak warga yang mendaftar ke PDAM sebagai pelanggan,” kata mantan anggota DPRD Tanjabbar ini.

Untuk diketahui, pipa dan meteran air yang terpasang di rumah warga di Tebing Tinggi, berkisar 200 rumah, sisanya akan dipasang jika mesin pompa bisa dioperasionalkan. “Ya masih menunggu jaringan listrik selesai Pak, setelah itu baru dikonekkan. Karena ada sebagian warga yang sudah daftar minta pipanya dipasang setelah air hidup,” kata Ustayadi.

Data yang diperoleh infotanjab.com, proyek air bersih di Kabupaten Tanjabbar menelan dana yang cukup fantastis. Proyek air bersih jilid I ( periode 2006-2011) telah digelontorkan proyek intake dan pipanisasi dengan total biaya lebih dari Rp 300 miliar.

Proyek Air Bersih Jilid II (periode 2011-2016), menghabiskan APBD lebih dari Rp 100 miliar untuk pembangunan jaringan air bersih dan instalasi dari Kecamatan Bram Itam ke Kualatungkal.

Proyek Air Bersih Jilid III (2017-2018) dianggarkan lagi pembangunan intake air bersih di wilayah Tebing Tinggi senilai Rp 32 miliar dan dilanjutkan Rp 90 miliar lebih include penambahan jaringan transmisi dan distribusi Kualatungkal – Roro.(*)

Editor : Andri Damanik

Baca Juga : Rp 90 M Lagi untuk Air Bersih di Tanjabbar




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement