Tunjangan Penghasilan bagi TAPD, Faisal Riza : Tidak Pernah Disampaikan ke Kita


Sabtu, 25 Februari 2017 - 12:10:57 WIB - Dibaca: 2138 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Tunjangan tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dianggarkan sebesar Rp 1,3 Miliar tahun 2017 menjadi persoalan. Pasalnya anggaran tersebut dianggarkan tanpa adanya pembahasan sebelumnya di DPRD Tanjungjabung Barat.

Anggaran tersebut baru diketahui setelah adanya evaluasi APBD Tanjabbar tahun 2017 dari Provinsi.

Terkait hal ini, Ketua DPRD Tanjabbar, Faizal Riza mengatakan bahwa anggaran tersebut memang tidak pernah disampaikan.

"Seingat saya, soal ini belum pernah disampaikan ke kita," ujar Ketua DPRD. 

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi I DPRD Tanjabbar Jamal Darmawan Sie, saat itu dirinya selaku menjabat ketua komisi I tidak pernah membahas anggaran tersebut dengan pihak eksekutif.

Jamal juga mengkritik adanya anggaran Rp 1,3 milliar itu. Ia mengatakan bahwa seharusnya tunjangan beban kerja itu terkesan menghambur-hamburkan uang APBD. 

"Apalagi sudah ada tunjangan kinerja daerah (tkd) yang dinaikan anggarannya. Tim TAPD itu kerjanya tidak setiap bulan, harusnya tidak perlu lagi dianggarkan, TKD sudah ada," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tanjabbar, Ambok Tuo dikonfirmasi mengatakan dirinya tidak mengetahui secara tekhnis persoalan tersebut. Menurut dia, penganggarannya di bagian keuangan setda.

"Coba tanyakan ke Pemda, biasanya itu tidak dipermasalahkan tiap tahun," jelasnya.

Terpisah, Ketua BPKAD Tanjabbar, Rajiun dikonfirmasi menyangkal kalau anggaran ini sebelumnya tidak dibahas. Meski waktu itu dirinya belum menjabat Kepala BPKAD ia mengatakan bahwa biasanya apapun anggaran yang timbul di APBD tentunya dibahas di dewan.

"Biasanya itu sudah dibahas, mustahil tidak dibahas, sementara sudah dianggarkan," ujarnya singkat.

Persoalan anggaran ini juga menjadi sorotan dari masyarakat. Suprayogi Saiful, Ketua KNPI Tanjabbar mengatakan bahwa anggaran tersebut terkesan mubazir.

" TKD sudah ada naik, kenapa dianggarkan lagi, masih bnyak kegunaan yang lebih penting," pungkasnya.(*/Ken)

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement