SENYERANG - Dermaga apung di Desa Ketapang, RT 01, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjabbar mengalami rusak berat setelah tersenggol Tugboat, TB Abadi Permai, Jumat (24/1/20) malam sekitar pukul 18.45.
Selain dermaga kayu yang dibangun Pemprov Jambi ini, satu unit Speedboat juga terkena benturan tongkang yang membawa kayu akasia tersebut.
Warga sempat mengejar kapal tersebut dan meminta pertanggungjawaban pihak kapal.
Sekretaris Desa, Muammar dihubungi infotanjab.com, Jumat malam mengatakan, permasalahan ini sudah dirembukkan dan kapten kapal siap bertanggungjawab.
"Tadi sudah kita buat surat pernyataan dari Kapten Kapal, atas nama Carolus Pakpahan. Surat ini akan kita buatkan berita acaranya untuk disampaikan ke Camat dan Dishub," kata Sekdes.
Saat kejadian, lanjut Sekdes, warga tidak bertindak anarkis. "Tadi diselesaikan dengan baik, tidak ada keributan," ungkapnya.
Rusaknya dermaga apung ini, Speedboat yang biasa bertambat untuk mengangkut penumpang terpaksa dipindahkan ke jembatan alternatif.
"Ada sih jembatan alternatif, tapi kondisinya darurat, kalau air surut agak sulit turunnya," kata Muammar.
Dikatakan Muammar, saat kejadian pihak kepolisian dan Babinsa setempat sempat turun ke lokasi melakukan pengamanan.(*)
Editor : It Redaksi
TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k
TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah