KUALATUNGKAL – Pilkades di tiga desa baru akan dipercepat pada tahun ini. Tiga desa itu adalah Desa Gemuruh Kecamatan Tungkal Ulu, Desa Dataran Pinang, Kuala Betara dan Desa Tanjung Pasir.
Percepatan pilkades di tiga desa lantaran dua kadesnya lulus PNS dan satu Kades dipecat Bupati lantaran kisruh dengan warganya.
Hal ini dibenarkan Kabag Pemdes Setda Tanjabbar, Agoes Makmun saat dibincangi wartawan belum lama ini.
Dikatakan dia, dua kepala desa yang lulus PNS adalah Kades Gemuruh, Mahputriono, SS dan Abdul Wahab, Kades Dataran Pinang, yang lulus seleksi K2.
“Iya ini sudah kita rencanakan untuk ikut pilkades serentak mendatang,” ujar Agoes.
Rata-rata tiga kepala desa tersebut telah menjabat sebagai Kades selama dua tahun. Jika pilkades tak digelar secepatnya, dikhawatirkan akan mengganggu pelaksanaan pemerintahan desa. Menurut Agoes, jika masih dijabat Peltu Kades, dinilai terlalu lama.
Hanya saja, dari dua kepala desa yang lulus PNS, baru satu kades yang telah mendapat pemberitahuan dari BKD, yakni Kades Gemuruh Maputriono. Sementara Kades Dataran Pinang belum ada konfirmasi dari BKD.
Dikatakan dia, ada 27 desa yang menggelar pilkades serentak pada akhir tahun 2015. Sementara kepala desa yang habis masa jabatannya berjumlah 26 desa.
“Jika ditambah 3 desa yang turut menggelar pilkades, berarti ada dua desa yang belum masuk dalam anggaran. Ini akan kita masukkan dalam APBD perubahan,” jelasnya. (*)
Editor: Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata